Kekayaan Donald Trump susut Rp 10 triliun lebih selama menjabat sebagai Presiden AS

Jumat, 19 Maret 2021 | 07:27 WIB Sumber: BBC
Kekayaan Donald Trump susut Rp 10 triliun lebih selama menjabat sebagai Presiden AS

ILUSTRASI. ilai kekayaan bersih mantan Presiden AS Donald Trump anjlok sekitar US$ 700 juta atau Rp 10,101 triliun (kurs Rp 14.400) menjadi US$ 2,3 miliar selama menjabat sebagai presiden. REUTERS/Carlo Allegri


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Menurut Bloomberg Billionaires Index, nilai kekayaan bersih mantan Presiden AS Donald Trump anjlok sekitar US$ 700 juta atau Rp 10,101 triliun (kurs Rp 14.400) menjadi US$ 2,3 miliar selama menjabat sebagai presiden.

Melansir BBC, pandemi Covid-19 menghantam nilai kekayaan Trump, di mana gedung perkantoran, hotel dan resor miliknya mencatatkan penurunan pendapatan yang sangat tajam dan mengalami penurunan nilai.

Tak hanya itu, armada pesawat dan lapangan golfnya juga mengalami penurunan nilai.

Trump saat ini sedang dalam penyelidikan kriminal atas urusan keuangan dan bisnis keluarganya.

Baca Juga: Trump meraup puluhan triliun dari properti miliknya selama jadi presiden AS

Bloomberg menganalisis dokumen keuangan dan pengajuan lainnya dari Mei 2016 dan Januari 2021 untuk menghitung kekayaan Trump sebelum dan sesudah ia menjadi presiden AS.

Mengutip BBC, real estat komersial Trump menyumbang sekitar tiga perempat dari kekayaan bersihnya. Menara perkantoran yang dia miliki atau miliki bersama telah mengalami penurunan nilai yang cukup besar karena lebih banyak orang bekerja dari rumah. Ini akan menjadi tren yang bisa bertahan dalam jangka panjang.

Bloomberg memperkirakan terjadi penurunan sebesar 26% dalam nilai kepemilikan properti komersial utamanya.

Baca Juga: Trump disebut menghasilkan Rp 22,5 triliun selama 4 tahun jadi presiden AS

Trump juga memiliki, mengelola atau melisensikan namanya ke puluhan hotel dan resor, ditambah 19 lapangan golf.

BBC memberitakan, meskipun golf menjadi populer selama pandemi sebagai olahraga luar ruangan yang berjarak secara sosial, dua lapangan Trump di Skotlandia secara konsisten kehilangan pendapatan.

Setelah pengepungan Capitol Hill pada Januari, Asosiasi Pegolf Profesional (PGA) Amerika mengakhiri perjanjian untuk menjadi tuan rumah turnamen kejuaraan 2022 di lapangan golf milik Trump di New Jersey, dengan alasan hal itu akan merusak nama baik asosiasi mereka.

Deutsche Bank, satu-satunya bank yang bersedia meminjamkan dana kepada Trump setelah kebangkrutan pada 1990-an, juga mengatakan setelah kerusuhan itu mereka tidak akan berbisnis lagi dengannya.

Baca Juga: Donald Trump tawari tumpangan pulang dengan Air Force One, Kim Jong Un menolak

Menurut laporan keuangan yang dilihat oleh Bloomberg, Trump juga memiliki armada pesawat yang mencakup Boeing 757. Pesawat-pesawat ini berusia puluhan tahun dan nilainya telah diturunkan selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Bill Gates: Donald Trump harus diizinkan kembali ke media sosial

Tujuh pesawat dihargai sekitar US$ 59 juta pada 2015 dan lima pesawat bernilai sekitar US$ 6,5 juta pada 2020. Nilai pesawat Trump telah turun selama bertahun-tahun, sebagian karena dia telah menjual sebagian armadanya.

Investigasi kriminal

Selama masa kepresidenannya, keuangan Trump secara teratur menjadi sorotan dan dia sangat merahasiakan tentang berapa banyak pajak yang dia bayarkan.

Bulan lalu, Mahkamah Agung memerintahkan Trump untuk menyerahkan pengembalian pajak dan catatan keuangan lainnya kepada jaksa di New York.

Selama berbulan-bulan mereka telah berusaha untuk mendapatkan pengembalian pajak pribadi dan perusahaan Trump selama delapan tahun.

Penyelidikan ini awalnya dimulai pada 2018 untuk memeriksa peran Organisasi Trump dalam pembayaran uang tutup mulut yang dilakukan selama kampanye kepresidenan 2016 kepada dua wanita yang mengatakan mereka berselingkuh dengan Trump.

Baca Juga: Berbeda dengan Trump, Biden enggan berdiplomasi dengan Mohammed bin Salman

Kesepakatan memoar?

Sebagai mantan presiden AS, Donald Trump dapat berharap untuk menandatangani beberapa kesepakatan media yang menguntungkan demi memulihkan sebagian dari kekayaannya yang hilang. Misalnya saja penerbitan memoar pasca-presiden.

Barack dan Michelle Obama dilaporkan mendapat bayaran sekitar US$ 65 juta untuk memoar mereka. Sementara Bill Clinton mendapat uang muka US$ 15 juta untuk bukunya tahun 2004.

Bloomberg mengatakan, cara paling mudah yang bisa dilakukan Trump untuk mendapatkan keuntungan pasca kepresidenan adalah lewat saluran berita atau platform media sosial yang akan menarik 74 juta pemilihnya dalam pemilu 2020.

 

Selanjutnya: Theresa May-Donald Trump tertangkap kamera berpegangan tangan, begini ceritanya

 

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru