kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Kembali memanas di perbatasan, militer India dan China kembali berhadap-hadapan


Selasa, 01 September 2020 / 10:57 WIB
ILUSTRASI. Salah satu armada artileri China yang ikut diterjungkan ke wilayah Himalaya, tempat bentrokan antara tentara China dan India terjadi.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dia mengatakan tentara India menggagalkan upaya China untuk "secara sepihak mengubah fakta di lapangan." Dia tidak memberikan detil apapun.

Namun satu sumber di New Delhi yang memberi pengarahan tentang insiden itu mengatakan, pasukan China telah berusaha maju ke sebuah bukit di tepi danau, yang dianggap India sebagai bagian dari wilayahnya.

Pasukan China "terhalang oleh gerakan cepat" pasukan India, kata sumber itu. Tetap saja, pasukan China telah membuat masuk, jelas melanggar Garis Kontrol Aktual, perbatasan de facto, kata sumber itu lagi.

Baca Juga: Memanas lagi, India: Pasukan China lakukan gerakan militer di perbatasan

Kementerian Luar Negeri China membantah tuduhan India tersebut.

"Pasukan China selalu dengan ketat mematuhi Garis Kontrol Aktual, dan tidak pernah melewati garis," kata juru bicara Zhao Lijian mengatakan pada jumpa pers.

Kedua belah pihak sedang berkomunikasi mengenai situasi di lapangan, kata Zhao. Dan Angkatan Darat India mengatakan para pejabat militer bertemu di perbatasan.

Baca Juga: Pasca bentrokan Galwan, militer India kerahkan kapal perang ke Laut China Selatan

Dalam beberapa bulan terakhir, India menuduh pasukan China secara diam-diam melintasi perbatasan dan membangun struktur pertahanan. Beijing telah menanggapi dengan klaim balasan, menuduh penjaga perbatasan India melakukan tindakan provokatif.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×