kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Kembali Meminta Bantuan Militer, Zelensky Sebut Rusia Tidak Akan Berhenti di Ukraina


Kamis, 30 Juni 2022 / 09:14 WIB
Kembali Meminta Bantuan Militer, Zelensky Sebut Rusia Tidak Akan Berhenti di Ukraina
ILUSTRASI. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

"Ini bukan perang yang dilancarkan oleh Rusia hanya melawan Ukraina. Ini adalah perang untuk hak untuk mendikte kondisi di Eropa, dan untuk tatanan dunia di masa depan," kata Zelensky.

Zelensky memprediksi Rusia tidak akan menghentikan upayanya untuk mengambil wilayah Ukraina selatan atau wilayah Donbas di Ukraina timur. Dua wilayah itu saat ini sedang merasakan pertempuran terberat.

"Rusia ingin menyerap kota demi kota di Eropa, yang oleh kepemimpinan Rusia dianggap miliknya dan bukan negara merdeka. Ini adalah tujuan nyata Rusia. Pertanyaannya adalah, siapa yang berikutnya? Moldova? Negara Baltik? Polandia? Jawabannya adalah semuanya," lanjut Zelensky.

Baca Juga: Bertemu Zelenskyy, Jokowi Tawarkan Diri Bawa Pesan dari Ukraina untuk Presiden Putin

Sampai saat ini Rusia masih menyebut tindakannya sebagai "operasi militer khusus" dengan tujuan untuk melucuti senjata Ukraina. Secara khusus, Rusia juga mengklaim hendak menghapus paham anti-Rusia yang dianggap akan mengancam penduduk wilayah Donbas yang didominasi penduduk berbahasa Rusia.

Di saat yang sama, Ukraina dan para sekutunya di Barat mengatakan Rusia melancarkan perang dan agresi yang tidak beralasan.




TERBARU

[X]
×