Reporter: Ferrika Sari | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - CHINA. Produsen obat China, CanSino Biologics Inc sedang tahap pembicaraan dengan beberapa negara lain untuk mengizinkan pengembangan vaksin virus corona (Covid-19) kepada sekelompok orang sebelum diuji cobakan demi alasan keamanan serta efektivitas skala besar.
Dilansir dari Bloomberg, Sabtu (29/8), perusahaan telah mengajak bicara Pakistan, beberapa negara di Amerika Latih serta negara maju. Wakil Presiden Senior di bisnis internasional CanSino Pierre Morgon menyebut, dosis vaksin dapat diberikan untuk perawatan kesehatan serta pekerja di garis terdepan jika mendapatkan persetujuan darurat.
Baca Juga: China uji coba rudal pembunuh kapal induk di Laut China Selatan
Namun belum ada negara yang memberikan izin tersebut. Sementara itu, militer China telah mengizinkan penggunaan vaksi CanSion sebelum pengujuan akhir skala besar rampung sebagaimana diungkapkan oleh perusahaan.
CanSino, perusahaan berbasis di Tianjin yang muncul sebagai salah satu penggerak tercepat dalam pengembangan vaksin sejak Mei lalu. Dengan begitu, menjadi perusahaan pertama yang menerbitkan studi ilmiah lengkap tentang uji coba awal pada manusia. Sebuah langkah penting karena memungkinkan para peneliti untuk menilai potensi produk farmasi.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)