kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kesepakatan Besar! Shell dan Pemerintah Venezuela Jalin Kerja Sama Minyak dan Gas


Jumat, 06 Maret 2026 / 04:56 WIB
Kesepakatan Besar! Shell dan Pemerintah Venezuela Jalin Kerja Sama Minyak dan Gas
ILUSTRASI. Shell resmi teken kerja sama di Venezuela, membuka kembali proyek gas lepas pantai yang sempat mandek. (KONTAN/Muradi)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Perusahaan energi global Shell menandatangani sejumlah kesepakatan kerja sama dengan pemerintah Venezuela yang mencakup peluang proyek gas lepas pantai serta pengembangan minyak dan gas di daratan.

Melansir Reuters, dalam pernyataan resminya pada Kamis, Shell juga mengungkapkan telah menjalin beberapa perjanjian teknis dan komersial dengan perusahaan rekayasa Venezuela VEPICA, serta perusahaan jasa energi KBR dan Baker Hughes dari Amerika Serikat.

Kesepakatan ini terjadi di tengah meningkatnya interaksi antara Venezuela dan pejabat Amerika Serikat. Pekan ini, Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menjamu Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum yang berkunjung ke negara Amerika Selatan tersebut.

Burgum menjadi pejabat kabinet AS kedua yang datang ke Venezuela setelah operasi AS pada Januari lalu yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Sebelumnya, Menteri Energi AS Chris Wright juga telah melakukan kunjungan pada Februari.

Baca Juga: AS Ingin Ikut Menentukan Pemimpin Iran: Siapa yang Didukung Trump?

Shell sendiri memiliki proyek gas lepas pantai di Venezuela yang dikenal sebagai Dragon Project. Proyek tersebut sempat mengalami hambatan dalam beberapa tahun terakhir akibat perubahan kebijakan Amerika Serikat terhadap Venezuela.

Namun pada Februari lalu, Shell menyatakan bahwa lisensi umum eksplorasi minyak dan gas yang diterbitkan pemerintah AS memungkinkan perusahaan melanjutkan proyek tersebut.

Di sisi lain, Venezuela juga baru saja mengesahkan reformasi besar di sektor minyak pada Januari. Regulasi baru itu mencakup penurunan pajak, peningkatan kewenangan kementerian minyak, serta pemberian otonomi lebih besar bagi produsen swasta.

Langkah tersebut diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi asing ke sektor energi negara tersebut.

Tonton: AS Buka Front Baru! Kini Gelar Operasi Militer di Ekuador

Saluran televisi milik negara Venezuela, TV FANB, bahkan menyebut kesepakatan dengan Shell ini sebagai bukti bahwa Venezuela tetap menjadi destinasi investasi yang aman dan terpercaya bagi investor global.


Tag


TERBARU

[X]
×