kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   0,00   0,00%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Ini Titik Balik Ancaman Khamenei


Senin, 02 Februari 2026 / 07:09 WIB
Ketegangan Iran-AS Memuncak: Ini Titik Balik Ancaman Khamenei
ILUSTRASI. Khamenei memperingatkan serangan AS berarti perang regional. (OFFICIAL KHAMENEI WEBSITE/via REUTERS)


Sumber: Associate Press | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan bahwa setiap serangan dari Amerika Serikat akan memicu “perang regional” di Timur Tengah. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan, setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melakukan serangan militer terhadap Iran menyusul tindakan keras pemerintah Iran terhadap gelombang demonstrasi nasional.

Melansir AP, pernyataan keras tersebut disampaikan Khamenei yang kini berusia 86 tahun, saat kapal induk AS USS Abraham Lincoln dan sejumlah kapal perang Amerika lainnya berada di Laut Arab. Armada tersebut dikirim atas perintah Trump setelah Teheran melakukan penindakan berdarah terhadap aksi protes di berbagai wilayah Iran.

Hingga kini, belum jelas apakah Trump benar-benar akan menggunakan kekuatan militer. Trump berulang kali menyatakan Iran ingin bernegosiasi, sekaligus menyinggung program nuklir Teheran sebagai isu utama yang ingin ia selesaikan.

Namun, Khamenei menyebut gelombang demonstrasi nasional sebagai “kudeta,” yang memperkeras sikap pemerintah. Puluhan ribu orang dilaporkan telah ditahan sejak aksi protes dimulai. Di Iran, tuduhan makar atau penghasutan dapat berujung pada hukuman mati, yang kembali memicu kekhawatiran soal kemungkinan eksekusi massal, sebuah garis merah bagi Trump.

Iran juga berencana menggelar latihan militer dengan tembakan langsung pada Minggu dan Senin di Selat Hormuz, jalur strategis di mulut Teluk Persia yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dunia. Komando Pusat Militer AS telah memperingatkan agar Iran tidak mengancam kapal perang atau pesawat AS, serta tidak mengganggu lalu lintas komersial.

Baca Juga: Kebijakan Moneter AS, Ini Dampak Warsh Pimpin The Fed pada Ekonomi Global

Khamenei: Serangan AS Akan Picu Perang Kawasan

Khamenei berbicara di hadapan massa di kompleks kediamannya di Teheran, bertepatan dengan peringatan Revolusi Islam Iran 1979. Ia menuding AS tertarik pada minyak, gas alam, dan sumber daya mineral Iran, serta ingin “menguasai negara ini seperti di masa lalu.”

“Orang-orang Amerika harus sadar bahwa jika mereka melancarkan perang kali ini, maka itu akan menjadi perang regional,” kata Khamenei.

Ia menambahkan bahwa Iran tidak berniat memulai konflik. Namun, jika ada pihak yang menyerang atau mengganggu, Iran akan memberikan balasan keras.

Menanggapi pernyataan tersebut, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa AS memiliki kapal-kapal perang terbesar dan terkuat di kawasan tersebut. Ia berharap masih ada peluang kesepakatan, namun menegaskan bahwa jika tidak tercapai, maka situasi akan diuji.

Baca Juga: Kebijakan Moneter AS, Ini Dampak Warsh Pimpin The Fed pada Ekonomi Global




TERBARU

[X]
×