kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Ketua DPR AS: Trump ancaman berkelanjutan bagi keamanan nasional


Kamis, 19 Desember 2019 / 05:36 WIB
ILUSTRASI. Ketua DPR AS Nancy Pelosi berbicara dalam briefing dengan media mengenai rencana pemungutan suara pemakzulan President Donald Trump di Capitol Hill, Washington, 31 Oktober 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi menyebut Presiden Donald Trump sebagai ancaman bagi demokrasi yang membuat Kongres tidak punya pilihan selain  memakzulkannya.

Saat membuka sidang dengan agenda pemungutan suara pemakzulan Trump, Rabu (18/12), Pelosi membaca Ikrar Kesetiaan AS, lalu berkata: "Hari ini, kita di sini untuk membela demokrasi untuk rakyat," yang mendapat tepuk tangan dari sesama anggota parlemen dari Partai Demokrat.

"Jika kita tidak bertindak sekarang, kita akan tertinggal dalam tugas kita. Sungguh tragis bahwa tindakan nekat Presiden membuat pemakzulan diperlukan," ujar Pelosi seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Jelang voting pemakzulan, Trump: Saya tidak melakukan kesalahan

"Dia tidak memberi kita pilihan. Apa yang kita bahas hari ini adalah fakta bahwa Presiden melanggar Konstitusi. Sebenarnya, Presiden merupakan ancaman berkelanjutan bagi keamanan nasional kita dan integritas pemilu kita, dasar dari demokrasi kita," sebut Pelosi.

DPR yang dipimpin dan dikuasai Partai Demokrat mengelar sidang yang dijadwalkan berlangsung selama enam jam tentang dua pasal pemakzulan menyusul tindakan Trump terhadap Ukraina.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×