kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Khawatir dengan aktivitas China, Jepang dan Australia teken pakta pertahanan?


Senin, 16 November 2020 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Jet tempur F-15 Pasukan Bela Diri Jepang (atas dan bawah) melakukan latihan udara dengan pembom Lancer B-1B Angkatan Udara AS terbang dari Pangkalan Angkatan Udara Andersen, Guam, di langit di atas Laut Cina Timur, Jepang.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Untuk melawan China, Suga bulan lalu mengunjungi Vietnam dan Indonesia untuk meningkatkan hubungan dengan sekutu utama Asia Tenggara. Itu menyusul pertemuan para menteri luar negeri di Tokyo dari "Quad", sebuah kelompok informal yang beranggotakan Jepang, Australia, AS, dan India.

China, yang bersikeras bahwa niatnya di kawasan Asia-Pasifik adalah damai, menggambarkan Quad, sebagai "mini-NATO" yang bertujuan untuk menahannya.

Jepang telah mendorong kongsi pertahanan yang lebih besar dengan Australia sejak pernyataan bersama 2007 tentang kerjasama.

Pada 2013, Jepang dan Australia juga setuju untuk berbagi pasokan militer, yang diperluas pada 2017 menjadi amunisi.

Baca Juga: Pamer ke China, India-AS-Jepang-Australia gelar latihan angkatan laut besar-besaran

Meskipun Jepang melepaskan hak untuk berperang setelah Perang Dunia Kedua, Pasukan Bela Diri adalah salah satu militer terbesar dan paling modern di Asia, dengan pesawat tempur siluman, pengangkut helikopter, kapal selam, dan baru-baru ini membentuk unit amfibi yang dibantu oleh Korps Marinir AS.

Australia juga merupakan kekuatan militer regional yang signifikan, dengan kekuatan amfibi yang dibawa oleh kapal induk yang dapat dikirim ke misi luar negeri.

Selanjutnya: Bekal perang di masa depan, China rilis pedoman peningkatan kemampuan tempur




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×