kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Kian memanas, Iran tinggalkan kesepakatan pembatasan pengayaan uranium


Senin, 06 Januari 2020 / 16:20 WIB
ILUSTRASI. Demonstran menghadiri protes menentang pembunuhan Mayor Jenderal Qassem Soleimani, Kepala Pasukan Quds, dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis yang tewas dalam serangan udara di Bandara Baghdad, di Teheran, Iran, 3 Januari, 2020


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Televisi pemerintah Iran melaporkan, negeri Mulah tidak akan lagi menghormati batasan dalam pakta nuklir 2015. Termasuk batas jumlah sentrifugal, kapasitas, dan tingkat pengayaan uranium. Juga, jumlah uranium yang Iran perkaya dan timbun, serta kegiatan penelitian dan pengembangan nuklir mereka.

Baca Juga: Peringatkan pembalasan besar, Trump bersikeras soal ancaman serang situs budaya Iran

"Itu adalah keputusan yang membuat situasi yang sudah sulit menjadi lebih sulit. Tidak ada yang ingin Iran memperoleh senjata nuklir," kata Maas.

"Apa yang telah Iran umumkan tidak lagi sesuai dengan perjanjian. Jadi, kami akan duduk hari ini dengan Perancis dan Inggris untuk memutuskan itu," imbuhnya. "Kami tidak bisa tahan dengan itu tanpa bereaksi".




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×