CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Kian mencekam, India catat rekor baru kenaikan harian kasus virus corona


Jumat, 07 Mei 2021 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria dengan masalah pernapasan menerima bantuan oksigen di mobilnya di Gurudwara (Kuil Sikh), di tengah wabah virus corona (COVID-19), di Ghaziabad, India, Sabtu (24/4/2021). REUTERS/Danish Siddiqui.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BENGALURU. India melaporkan rekor baru kenaikan harian kasus virus corona pada Jumat (7 Mei), menjadikan total infeksi untuk minggu ini menjadi 1,57 juta.

Gelombang kedua virus corona yang mematikan di India terus berlanjut dan  total kasusnya sekarang mencapai 21,49 juta, dengan infeksi menyebar dari kota-kota yang penuh sesak ke desa-desa terpencil.

Mengutip Reuters, India mencatat rekor baru dengan 414.188 kasus virus corona pada Jumat. Sementara angka kematian akibat COVID-19 membengkak 3.915, sehingga total menjadi 234.083.

Pakar medis mengatakan, jumlah kasus virus corona yang sebenarnya di India adalah lima hingga 10 kali lipat dari penghitungan resmi.

Baca Juga: Dalam 24 jam, India toreh lagi rekor kematian dan kasus baru Covid-19

Perdana Menteri Narendra Modi telah banyak menuai kritik karena tidak bertindak cepat untuk menekan gelombang kedua virus corona, setelah festival keagamaan juga kampanye politik menarik puluhan ribu orang dan menjadi acara "penyebar super".

Pemerintahan Modi juga mendapat kritik karena penundaan program vaksinasi, yang menurut para ahli medis adalah satu-satunya harapan India untuk mengendalikan gelombang virus corona kedua.

Vaksinasi menurun tajam

Surat kabar Hindustan Times lewat headline-nya pada Jumat menuntut: "Percepat pemberian vaksin, kendalikan gelombang kedua pandemi".

Baca Juga: Makin ngeri, kasus virus corona di India kembali tembus 400.000 sehari




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×