kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kirim Pesan ke China dan Rusia, Inggris: Negara Barat akan Melawan Kediktatoran


Jumat, 21 Januari 2022 / 10:13 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan mereka di sela-sela KTT BRICS, di Brasilia, Brasil, 13 November 2019.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Rusia bahkan diduga terlibat dalam upaya manipulasi pemilu di Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa, serta serangkaian upaya spionase dan pembunuhan pejabat negara di luar negeri.

Baik Rusia maupun China merasa negara-negara Barat terlalu berlebihan dalam menanggapi situasi yang ada. Para pejabat Rusia mengatakan Barat penuh dengan perpecahan dan terbelenggu dalam Russophobia.

Sementara itu, China mengatakan Barat masih berpikir bahwa mereka dapat memerintah seluruh dunia dengan cara kolonial. China terus menegaskan bahwa pihaknya akan menentukan jalannya sendiri tanpa campur tangan dari kekuatan asing.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×