kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Kluster baru virus corona bikin cemas Hong Kong akan penularan lokal


Selasa, 02 Juni 2020 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria memakai masker berjalan melalui distrik pusat keuangan, setelah wabah virus corona baru, di Hong Kong, China, 26 Februari 2020. REUTERS/Tyrone Siu


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Pembatasan pertemuan kelompok mendorong polisi menolak untuk pertama kalinya penerapan vigil tahunan puluhan ribu orang Hong Kong di taman pusat kota untuk memperingati demonstran yang terbunuh di dan sekitar Lapangan Tiananmen Beijing 31 tahun yang lalu.

Perpanjangan larangan pertemuan kelompok juga kemungkinan akan menggagalkan rencana pawai peringatan protes anti-pemerintah yang bergulir Juni tahun lalu dan demo menentang pemberlakuan Undang-Undang Keamanan Nasional.

Lam berulang kali mengatakan, langkah-langkah protokol kesehatan tidak memiliki motif politik. 

Baca Juga: Aktivis Hong Kong mulai kembali menghimpun massa untuk protes anti UU Keamanan

Dalam konferensi pers Selasa (2/6), dia menyatakan, ini bukan tentang "mengambil kebebasan rakyat", tetapi tentang melindungi orang, yang menambahkan, kesehatan masyarakat "juga merupakan bagian dari keamanan nasional."

Hingga Senin (1/6), Hong Kong melaporkan 1.088 kasus virus corona dan empat kematian. Sejak 20 April, bekas koloni Inggris ini sering kali mencatat nol kasus baru harian virus corona. Bahkan, 26-30 April lalu tanpa infeksi anyar.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×