kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kondisi pasar memburuk, minat investor pada perusahaan IPO turun


Jumat, 04 Oktober 2019 / 16:48 WIB

Kondisi pasar memburuk, minat investor pada perusahaan IPO turun
ILUSTRASI. WeWork

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Rencana penawaran umum perdana (IPO) sejumlah perusahaan terguncang. Terbukti dengan kurangnya minat investor pada IPO Peloton Interactive Inc dan penundaan WeWork masuk ke bursa saham.

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (4/10), meski minat investor berkurang tapi mereka membalikkan kemenangan beruntun dan sudah berlangsung lama pada hari Kamis untuk IPO dengan ukuran kesepakatan yang lebih kecil dan ini menjadi tanda peringatan untuk semua perusahaan yang ingin masuk ke bursa efek di masa mendatang.

Selain mereka berdua, harga IPO Frequency Therapeutics Inc. dan MetroCity Bankshares Inc. jatuh di bawah harga penawaran yang mereka harapkan dalam debutnya di pasar. Padahal, sebelum Peloton, debut 11 IPO justru di atas harga penawaran mereka.

Baca Juga: Batalkan rencana IPO, karyawan WeWork terancam kena PHK

Sementara itu, penawaran Aprea Therapeutics Inc. dan Viela Bio Inc. dibuka dengan harga sedikit lebih tinggi dari diskon 15% yang biasanya dihargai dalam IPO, sebelum akhirnya naik kembali pada sore hari. Perusahaan pengembangan obat, ADC Therapeutics SA yang seharusnya memulai perdagangan hari ini, justru menarik diri dengan alasan kondisi pasar yang memburuk.

Kinerja perusahaan yang mengecewakan juga diikuti pelemahan harga tawar. Harga penawaran Frequency Therapeutics dan Viela Bio berada di bawah rentang penawaran masing-masing perusahaan. 

Bank yang berbasis di Gerorgia, MetroCity Bankshare Inc adalah perusahaan ketiga yang IPO dengan harga di bawah kisaran sejak Juli 2019 lalu. Sementara IPO Aprea AB dihargai di titik tengahnya.

Pasar IPO di Amerika Serikat mulai tertekan karena perubahan sentimen. Pada 1 Oktober 2019, perusahaan-perusahaan AS yang listingnya naik antara US$ 100 juta dan US$ 1 miliar diperdagangkan sebesar 19% di atas harga penawaran rata-rata. Hanya dalam dua hari, pengembalian dari grup ini turun menjadi 15,7%.

Setidaknya lima IPO lainnya sudah dijadwalkan untuk bulan ini, menurut daftar Nasdaq, dan sebagai besar dari sektor biotik dan keuangan. 

Kehadiran mereka akan mengetes kepercayaan pasar terhadap startup yang berniat IPO di bawah pimpinan JPMorgan. Hal ini terlihat dari, penawaran BioNTech SE yang membidik dana hingga US$ 304 juta pada 9 Oktober 2019.

Baca Juga: Ini kriteria start up yang akan didanai oleh Alpha JCW Ventures

Asal tahu saja, WeWork akan melakukan PHK massal karyawannya pada bulan ini. Pimpinan WeWork mengatakan kepada karyawan mereka bahwa akan segera dilakukan dan hal ini mengguncang pasar ekuitas di Amerika. 

Apalagi, saham-saham perangkat lunak yang merupakan bagian terbesar pada ekuitas Amerika tengah tertatih-tatih dan berjuang baru-baru ini.


Reporter: Ferrika Sari
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

Tag

Close [X]
×