Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - VATIKAN. Paus Fransiskus, yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit akibat pneumonia ganda, tidur dengan nyenyak sepanjang malam dan tengah beristirahat, menurut pernyataan singkat dari Vatikan pada Kamis (27/2).
Pemimpin Gereja Katolik berusia 88 tahun itu telah menghabiskan 14 hari di Rumah Sakit Gemelli, Roma, setelah mengalami infeksi pernapasan parah yang menyebabkan berbagai komplikasi.
Baca Juga: Kondisi Paus Fransiskus Masih Kritis, Tapi Stabil
Pada Rabu (26/2) malam, Vatikan memberikan laporan positif terkait kesehatannya, menyatakan bahwa kondisinya mengalami "peningkatan lebih lanjut, meskipun masih sedikit."
Selain itu, gangguan ringan pada fungsi ginjal yang sebelumnya dilaporkan pada akhir pekan telah pulih sepenuhnya.
Namun, Vatikan menegaskan bahwa prognosisnya masih dalam tahap "waspada," yang berarti Paus belum sepenuhnya keluar dari masa kritis.
Untuk mengatasi penyebaran informasi keliru di media sosial, Vatikan rutin mengeluarkan pernyataan singkat setiap pagi, diikuti dengan laporan kesehatan lebih rinci pada malam hari yang disiapkan oleh tim dokternya.
Baca Juga: Paus Fransiskus Kritis, Ini Doa Menteri Agama untuk Paus
Pada Rabu, Vatikan juga mengungkapkan bahwa Paus mulai menjalani fisioterapi pernapasan, yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi paru-paru, membersihkan saluran napas, dan memperbaiki efisiensi pernapasan.
Paus Fransiskus, yang dalam dua tahun terakhir beberapa kali mengalami masalah kesehatan, memang rentan terhadap infeksi paru-paru.
Sebagai seorang pemuda, ia pernah menderita radang selaput paru (pleuritis) dan harus menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-parunya.
Pneumonia ganda merupakan infeksi serius yang menyerang kedua paru-paru, menyebabkan peradangan dan jaringan parut yang dapat mengganggu pernapasan.
Pada Sabtu lalu, Paus mengalami "krisis pernapasan berkepanjangan mirip asma," namun hingga kini tidak ada kejadian serupa yang terulang.
Selama tiga malam terakhir, ratusan orang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh para pemimpin senior Gereja Katolik.
Baca Juga: Paus Fransiskus dalam Kondisi Kritis akibat Gagal Ginjal Dini Tapi Tetap Responsif
Sejumlah umat juga mendatangi rumah sakit setiap hari untuk memberikan dukungan secara diam-diam.
"Saat ini, saya merasa cukup yakin dan senang dengan kabar dari Vatican News bahwa kondisi Paus semakin membaik," kata Suster Theodosia Baki dari Kamerun saat berbicara di luar rumah sakit di bagian utara Roma.