kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.885   10,00   0,06%
  • IDX 7.438   -3,11   -0,04%
  • KOMPAS100 1.033   -3,84   -0,37%
  • LQ45 756   -3,59   -0,47%
  • ISSI 262   -0,02   -0,01%
  • IDX30 400   -1,14   -0,28%
  • IDXHIDIV20 493   -2,12   -0,43%
  • IDX80 116   -0,57   -0,49%
  • IDXV30 134   -0,64   -0,48%
  • IDXQ30 129   -0,33   -0,25%

Konflik Israel-Iran: Tel Aviv Ungkap Perang Berlanjut Tanpa Batas Waktu!


Rabu, 11 Maret 2026 / 07:15 WIB
Konflik Israel-Iran: Tel Aviv Ungkap Perang Berlanjut Tanpa Batas Waktu!
ILUSTRASI. Serangan Israel - AS di Teheran Iran (via REUTERS/Majid Asgaripour)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Konflik antara Israel dan Iran dipastikan belum akan berakhir dalam waktu dekat. Pemerintah Israel menyatakan perang akan terus berlanjut sampai mereka dan Amerika Serikat menilai waktunya tepat untuk menghentikannya.

Reuters melaporkan, Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, mengatakan perang dengan Iran akan terus berjalan tanpa batas waktu yang jelas. Ia menolak memberikan perkiraan kapan konflik tersebut akan berakhir.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meluas sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran sekitar 11 hari lalu. Sebagai balasan, Teheran melakukan berbagai serangan di wilayah tersebut.

Pertempuran bahkan telah meluas ke Lebanon, di mana militer Israel kini juga terlibat bentrokan dengan kelompok militan Hezbollah.

Saar mengklaim Israel telah meraih sejumlah keberhasilan besar dalam melemahkan program nuklir dan rudal balistik Iran. Menurutnya, ketika waktunya tepat, Israel akan berdiskusi dengan Amerika Serikat untuk menentukan kapan perang dihentikan.

“Kami akan terus melanjutkan operasi sampai kami dan para mitra menilai waktunya tepat untuk berhenti,” kata Saar kepada wartawan di Jerusalem saat konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Jerman.

Israel menyatakan tujuan utama operasi militernya adalah menghancurkan program nuklir dan rudal balistik Iran serta menciptakan kondisi yang memungkinkan rakyat Iran menggulingkan pemerintahan ulama yang saat ini berkuasa.

Baca Juga: Harga Minyak Melonjak! Gedung Putih Janji Turunkan Harga Bensin

Israel pastikan perang tidak selesai pekan ini

Pemerintah Amerika Serikat sendiri menyampaikan sinyal yang berbeda terkait kapan konflik bisa berakhir. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan perang kemungkinan tidak akan berakhir dalam pekan ini, tetapi juga membuka kemungkinan konflik bisa selesai lebih cepat.

Berbeda dengan pernyataan Trump, Saar tidak memberikan jadwal pasti. Namun ia menegaskan Israel tidak ingin perang berlangsung tanpa akhir.

“Kami tidak mencari perang yang tak berkesudahan,” ujarnya.

Militer Israel pada Selasa melaporkan telah melancarkan gelombang serangan baru di Tehran yang menyasar apa yang disebut sebagai target “rezim teror”. Pada saat yang sama, Iran juga kembali meluncurkan rudal ke wilayah Israel, menandakan kemampuan serangan Teheran masih bertahan.

Saar mengatakan tujuan utama Israel adalah menghilangkan ancaman eksistensial dari Iran terhadap negaranya dalam jangka panjang.

Ia juga menyebut konflik ini membuka peluang bagi rakyat Iran untuk “merebut kembali kebebasan mereka”, meskipun perubahan tersebut kemungkinan tidak terjadi selama perang berlangsung.

Baca Juga: Ladang Minyak Venezuela: Chevron & Shell Rebut Proyek Raksasa Baru

Saar bahkan menyebut pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, sebagai tokoh ekstremis. Mojtaba merupakan putra dari Ali Khamenei yang dilaporkan tewas dalam serangan Israel pada hari pertama perang.

Sementara itu, Kanselir Jerman Friedrich Merz sebelumnya menyatakan belum terlihat adanya rencana konkret untuk mengakhiri perang dengan cepat.

Israel minta negara lain putus hubungan dengan Iran

Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menjadi pejabat tinggi asing pertama yang mengunjungi Israel sejak perang dimulai. Ia mengatakan yakin Israel dan Amerika Serikat masih terbuka terhadap solusi diplomatik untuk mengakhiri konflik.

Namun menurutnya, solusi tersebut harus mencakup kesepakatan dengan Iran terkait program nuklir, pengembangan rudal, serta dukungan terhadap kelompok milisi di kawasan. Syarat-syarat itu disebut belum siap diterima oleh Teheran.

Saar juga mendesak negara-negara lain untuk mengisolasi Iran secara diplomatik dengan memutus hubungan resmi dengan pemerintah di Tehran.

Israel selama bertahun-tahun menilai Iran sebagai ancaman eksistensial bagi negara tersebut.

Tonton: BREAKING! Iran Tembakkan Gelombang Rudal Pertama di Era Pemimpin Baru ke Israel

Pada Juni lalu, Israel melancarkan serangan mendadak ke Iran yang memicu perang selama 12 hari. Konflik itu berakhir setelah Amerika Serikat ikut terlibat dan mengebom sejumlah fasilitas nuklir utama Iran.

Seorang sumber yang mengetahui rencana militer Israel mengatakan kepada Reuters bahwa militer Israel ingin memberikan kerusakan sebesar mungkin pada Iran sebelum peluang serangan tambahan tertutup, dengan asumsi Presiden Trump dapat menghentikan perang secara tiba-tiba.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×