kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Kongres AS pertanyakan isu privasi Google Glass


Minggu, 19 Mei 2013 / 13:51 WIB
ILUSTRASI. A traveller receives a test for the coronavirus disease (COVID-19) at a pre-departure testing facility. REUTERS/Loren Elliott


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Politisi AS meminta jaminan Google bahwa perangkat Google Glass menghormati isu privasi. Terkait hal tersebut, delapan anggota Kongres AS melayangkan surat kepada Google.

Surat tersebut berisi delapan pertanyaan kepada Google mengenai data yang dapat dihimpun oleh gadget tersebut baik dari pengguna dan non-pengguna. Anggota kongres AS bilang, pihaknya tidak yakin mengenai perlindungan privasi yang Google kembangkan dalam perangkat tersebut.

"Kami merasa curiga apakah teknologi ini dapat menjaga privasi warga Amerika," demikian bunyi salah satu pernyataan dalam surat yang dilayangkan Kongres AS. Sebelumnya, Kongres juga sudah memberikan sejumlah kuis kepada sejumlah perusahaan teknologi mengenai apa yang akan mereka lakukan dengan data yang terhimpun.

Selain itu, surat yang ditujukan kepada CEO Google Larry Page juga ingin mengetahui bagaimana Google  memberikan jaminan keamanan privasi bagi penggunanya.

 


Berita Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×