kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kontaminan dalam vaksin Covid-19 Moderna kembali ditemukan di Prefektur Gunma Jepang


Senin, 30 Agustus 2021 / 09:33 WIB
ILUSTRASI. vaksin Covid-19 Moderna


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Kontaminan kembali ditemukan dalam vaksin Covid-19 Moderna di prefektur Gunma Jepang, dekat Tokyo, pada Minggu (29/8). Sebuah zat hitam kecil ditemukan dalam botol vaksin Moderna Inc, yang akhirnya mendorong prefektur itu untuk menangguhkan inokulasi menggunakan vaksin Moderna.

Pada Sabtu (28/8), Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan, ada dua orang meninggal setelah menerima suntikan vaksin Moderna. Setelah itu, pemerintah menangguhkan penggunaan vaksin tersebut dan kemudian ditemukan ada kontaminasi dalam vaksin Moderna tersebut.

Pemerintah Jepang telah mengatakan bahwa tidak ada masalah keamanan atau kemanjuran yang telah diidentifikasi dan penangguhan itu adalah tindakan pencegahan. Penyebab kematian sedang diselidiki.

Pekan lalu, Jepang menghentikan penggunaan 1,63 juta dosis Moderna yang dikirim ke 863 pusat vaksinasi nasional, setelah distributor domestik, Takeda Pharmaceutical, menerima laporan kontaminan di beberapa botol.

Baca Juga: Dua orang meninggal di Jepang setelah mendapat suntikan vaksin Moderna

Perusahaan farmasi Moderna dan Spanyol Rovi, yang membotolkan vaksin Moderna untuk pasar selain Amerika Serikat, mengatakan pada saat itu bahwa kontaminasi dapat disebabkan oleh masalah manufaktur di salah satu lini produksi Rovi.

Vaksin yang dimaksud di Gunma ternyata berbeda dari jenis vaksin Moderna yang penggunaannya telah dihentikan, kata seorang pejabat di prefektur Gunma.

Vaksin dari lot yang sama telah diberikan kepada 4.575 orang di Gunma, tetapi prefektur tersebut tidak mendengar laporan tentang kesehatan yang buruk, kata pejabat itu.

Kontaminan juga ditemukan dalam vaksin Moderna di prefektur Okinawa yang berada di selatan Jepang.

Selanjutnya: Vaksin Moderna yang terkontaminasi zat asing dipastikan hanya dikirim ke Jepang




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×