kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Korea Selatan dan AS Minta Dukungan China


Selasa, 25 Mei 2010 / 09:07 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

Korea Selatan dan Amerika Serikat meminta dukungan China untuk bekerjasama bersama masyarakat internasional untuk menghukum Korea Utara terkait serangan rudalnya ke kapal Korea Selatan. Kondisi ini membuat ketegangan di Semenanjung Korea kembali memanas, tertinggi dalam satu dekade terakhir.

"Kami selalu bisa mentolerir aksi brutal Korea Utara demi alasan perdamaian. Namun kali ini, situasinya sudah berubah," kata Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak.

Serangan rudal Korea Utara yang terjadi tanggal 26 Maret silam, selain menenggelamkan kapal KOrea Selatan, juga menewaskan 46 awaknya.

Korea Selatan berencana membawa kasus ini ke Dewan Keamananan PBB.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×