kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Korea Selatan dan AS Minta Dukungan China


Selasa, 25 Mei 2010 / 09:07 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

Korea Selatan dan Amerika Serikat meminta dukungan China untuk bekerjasama bersama masyarakat internasional untuk menghukum Korea Utara terkait serangan rudalnya ke kapal Korea Selatan. Kondisi ini membuat ketegangan di Semenanjung Korea kembali memanas, tertinggi dalam satu dekade terakhir.

"Kami selalu bisa mentolerir aksi brutal Korea Utara demi alasan perdamaian. Namun kali ini, situasinya sudah berubah," kata Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak.

Serangan rudal Korea Utara yang terjadi tanggal 26 Maret silam, selain menenggelamkan kapal KOrea Selatan, juga menewaskan 46 awaknya.

Korea Selatan berencana membawa kasus ini ke Dewan Keamananan PBB.




TERBARU

[X]
×