kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Korea Selatan dan AS Minta Dukungan China


Selasa, 25 Mei 2010 / 09:07 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

Korea Selatan dan Amerika Serikat meminta dukungan China untuk bekerjasama bersama masyarakat internasional untuk menghukum Korea Utara terkait serangan rudalnya ke kapal Korea Selatan. Kondisi ini membuat ketegangan di Semenanjung Korea kembali memanas, tertinggi dalam satu dekade terakhir.

"Kami selalu bisa mentolerir aksi brutal Korea Utara demi alasan perdamaian. Namun kali ini, situasinya sudah berubah," kata Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak.

Serangan rudal Korea Utara yang terjadi tanggal 26 Maret silam, selain menenggelamkan kapal KOrea Selatan, juga menewaskan 46 awaknya.

Korea Selatan berencana membawa kasus ini ke Dewan Keamananan PBB.




TERBARU

[X]
×