kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Korea Selatan usut dugaan kolusi penetapan bunga


Kamis, 19 Juli 2012 / 10:23 WIB
Korea Selatan usut dugaan kolusi penetapan bunga
ILUSTRASI. Kontan - Kominfo Kilas Kementerian Online


Reporter: Menur Asri Kuning | Editor: Edy Can

SEOUL. Regulator keuangan Korea Selatan mulai mengusut dugaan kecurangan pengaturan suku bunga kredit yang dilakukan beberapa bank. Perusahaan broker juga turut menjadi target pemeriksaan.

Komisi Perdagangan Usaha Korea Selatan (Fair Trade Commission) mencurigai adanya praktik kolusi dalam penetapan suku bunga kredit itu. Bank-bank yang dicurigai yakni Kookmin, Shinhan, Woori dan Hana Bank.

Investigasi ini dipicu sejak skandal manipulasi Libor yang melibatkan Barclays terungkap. Saat ini otoritas Amerika Serikat dan Inggris sedang mengusut keterlibatan bank-bank lainnya.

Penetapan suku bunga kredit di Korea Selatan berdasarkan tingkat suku bunga sertifikat deposito (CD). Catatan saja, sertifikat deposito ini adalah tabungan dengan suku bunga tetap dan bisa dijual bank setelah jatuh tempo. enjualannya dilakukan oleh broker di pasar sekunder.

"Jika investigasi ini menemukan adanya praktik kolusi maka harus ada denda yang signifikan. Kendati tidak ditemukan praktik kolusi, motif investigasi yang dilakukan pemerintah adalah menurunkan suku bunga pinjaman," kata analis Taurus Andy Lee.

Pemerintah Korea Selatan mulai khawatir dengan jumlah utang warganya. Ini lantaran bisa menjadi masalah di tengah pertumbuhan ekonomi Korea Selatan yang mulai melamban.

Akibat investigasi ini, saham keempat bank yang dicurigai menurun lebih dari 2%. Saham Hana turun dengan 2,7%. Sayangnya, bank-bank yang sedang di nvestigasi tersebut menolak berkomentar terkait dengan penyelidikan ini.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×