kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Korea Utara dikabarkan akan uji coba senjata baru, AS semakin waswas


Rabu, 17 Maret 2021 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. Korea Utara memperkenalkan ICBM baru pada upacara hari pendirian Partai Buruh yang berkuasa.


Sumber: CNN | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Dalam pernyataan pertama Korea Utara yang ditujukan pada pemerintahan Biden, saudara perempuan Kim Jong Un pada hari Selasa (16/3) memperingatkan AS agar tidak "mengganggu" jika ingin tidur dengan tenang dalam empat tahun ke depan.

Melansir AP, pernyataan Kim Yo Jong dikeluarkan saat Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin tiba di Asia untuk berbicara dengan sekutu AS, Jepang dan Korea Selatan, tentang Korea Utara dan masalah regional lainnya.

Upaya AS untuk menghubungi Kim Jong Un juga tidak kunjung berhasil. Kim Jong Un dikabarkan belum sekalipun menerima panggilan telepon dari Biden.

Pejabat pemerintahan Biden mengatakan, tampaknya tidak ada dialog aktif antara AS dan Korea Utara selama lebih dari setahun, termasuk di akhir masa pemerintahan Trump. Meskipun AS telah melakukan banyak upaya selama waktu itu untuk terlibat.

Selama kampanye pemilihannya, Biden menggambarkan Kim sebagai "preman" dan mengatakan dia hanya akan bertemu dengan Kim dengan syarat Kim setuju untuk menurunkan kapasitas nuklirnya.

Selanjutnya: Demi pasukan AS tetap di Korea Selatan, Seoul setuju mengerek anggaran




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×