kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Korea Utara: Semua langkah kami hanya untuk mengatasi ancaman militer AS


Senin, 27 September 2021 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. Rudal balistik antarbenua terlihat pada parade militer di Lapangan Kim Il Sung di Pyongyang, Korea Utara, dalam foto yang dirilis KCNA, 9 Februari 2018.


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Utara menegaskan, semua langkah mereka, seperti membuat rudal balistik, hanya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan guna mengatasi ancaman militer Amerika Serikat (AS).

"Langkah-langkah DPRK yang hanya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan untuk mengatasi ancaman militer AS guna menjatuhkan kami dengan kekuatan digambarkan sebagai provokasi," kata Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Thae-song. 

"Sementara penumpukan senjata meningkat oleh AS dan pasukan sekutunya untuk mengancam DPRK dibenarkan sebagai pencegah," ujar dia dalam sebuah pernyataan yang dirilis KCNA dan dikutip Yonhap, Jumat (24/9).

Baca Juga: Korea Utara: Deklarasi berakhirnya Perang Korea cuma menutupi kebijakan permusuhan AS

DPRK adalah singkatan dari Republik Rakyat Demokratik Korea, nama resmi Korea Utara.

Karena itu, Ri mempermasalahkan uji tembak rudal balistik antarbenua Minuteman III AS pada Februari dan Agustus lalu, serta keputusan Washington baru-baru ini untuk membantu membangun kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia.

Dia juga menekankan, penarikan kebijakan permusuhan AS adalah "prioritas utama" dalam membawa perdamaian dan stabilitas ke Semenanjung Korea.

"Harus dipahami dengan jelas, deklarasi penghentian perang sama sekali tidak membantu menstabilkan situasi Semenanjung Korea saat ini, tetapi bisa disalahgunakan sebagai tabir asap yang menutupi kebijakan permusuhan AS," ungkap Ri.

Selanjutnya: Korea Utara ejek Korea Selatan, sebut rudal balistik kapal selamnya janggal




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×