kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Korsel & bank Singapura ikut tolak bitcon


Jumat, 29 September 2017 / 14:19 WIB


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Korea Selatan (Korsel) mengekor China melarang aktivitas mata uang virtual di negaranya. Ini menambah panjang daftar negara yang menolak Bitcoin sebagai bagian dari sistem keuangan negara. 

Komisi Jasa Keuangan Korsel mengatakan, semua jenis penawaran koin virtual atawa initital coin offerings (ICO) akan dilarang dari perdagangan mata uang virtual. Sebab aktivitas ini  perlu di kontrol dan dimonitor sangat ketat. 

Seperti dikutip CNBC, pengumuman ini menambah pernyataan bahwa pemerintah Korsel tidak menerima perdagangan mata uang virtual sebagai bagian dari sistem keuangan mereka. Pemerintah juga akan terus memantau pasar dan terus mengontrol bilamana ada peraturan tambahan yang diperlukan. 

Selain itu, sejumlah bank di Singapura juga menutup sejumlah akun-akun perusahaan yang khusus menawarkan mata uang virtual dan jasa pembayaran dengan mata uang tersebut. 

Melihat kondisi tersebut, Cryptocurrency and Blockchain Industry Association Singapura (Acess) meminta Pemerintah Singapura untuk terlibat dalam masalah ini. 

"Dari analisa kami, kendala ini muncul di antara perusahaan-perusahaan teknologi finansial (tekfin). Jika ini masalahnya, kami meminta pemerintah untuk memberi arahan bagaimana solusi yang efektif untuk semua pihak," ujar Ketua Acess, Anson Zeall dalam pernyataannya lewat surel seperti dikutip Bloomberg. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×