kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.892   6,00   0,03%
  • IDX 6.150   3,21   0,05%
  • KOMPAS100 792   0,74   0,09%
  • LQ45 608   1,86   0,31%
  • ISSI 215   -0,05   -0,02%
  • IDX30 338   1,93   0,58%
  • IDXHIDIV20 432   2,01   0,47%
  • IDX80 91   0,12   0,14%
  • IDXV30 117   0,45   0,38%
  • IDXQ30 110   0,58   0,53%

KOSPI Korea Selatan Turun 0,87% Kamis (8/10), Saham Chip Tertekan Harga Minyak


Kamis, 08 Oktober 2026 / 08:52 WIB
KOSPI Korea Selatan Turun 0,87% Kamis (8/10), Saham Chip Tertekan Harga Minyak
ILUSTRASI. SKOREA-MARKET-STOCKS (AFP/JUNG YEON-JE)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan kembali melemah pada perdagangan Kamis (8/10/2026), dengan indeks KOSPI menuju penurunan mingguan kedua berturut-turut.

Tekanan terutama datang dari saham produsen chip serta kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak.

Melansir Reuters, Indeks acuan KOSPI turun 59,48 poin atau 0,87% menjadi 6.744,42 pada pukul 00.58 GMT. Sepanjang pekan ini, KOSPI telah terkoreksi 3,71%.

Baca Juga: Bursa Australia Melemah Kamis (8/10), Saham Tambang Anjlok Dipimpin Fortescue

Perdagangan pekan ini berlangsung lebih singkat karena pasar Korea Selatan akan tutup pada Jumat (9/10) untuk hari libur nasional.

Di antara saham perusahaan teknologi besar, Samsung Electronics turun 0,74%, sedangkan saham SK Hynix naik tipis 0,29%.

Samsung Electronics pada Kamis memproyeksikan laba kuartalannya menembus 100 triliun won atau sekitar US$74,75 miliar.

Jika terealisasi, capaian tersebut menjadi yang pertama bagi perusahaan teknologi di dunia. Samsung memperkirakan laba kuartal III melonjak hampir sembilan kali lipat berkat lonjakan permintaan chip untuk kecerdasan buatan (AI) yang mendorong penjualan chip memori.

Namun, sentimen positif dari prospek Samsung belum mampu mengangkat bursa secara keseluruhan.

Investor juga mencermati dampak kenaikan harga minyak terhadap inflasi setelah Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan penyelesaian pelepasan stok minyak yang telah diumumkan sebelumnya secara cepat dapat membawa sekitar 100 juta barel minyak ke pasar.

Baca Juga: Wabah Misterius di Rusia, Ini Kronologi dan Fakta Terbarunya

Sejumlah analis dan pemerintah menilai angka tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya intervensi baru dengan volume sebesar itu.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar lainnya bergerak beragam. Saham LG Energy Solution melonjak 6,01%, sementara Hyundai Motor dan Kia masing-masing turun 3,13% dan 2,46%.

Saham POSCO Holdings naik 1,79%, sedangkan Samsung BioLogics terkoreksi 3,45%.

Dari total 910 saham yang diperdagangkan, sebanyak 296 saham menguat dan 548 saham melemah. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih saham senilai 526,7 miliar won.

Meski mengalami tekanan dalam jangka pendek, indeks KOSPI masih mencatat kenaikan 60,04% sepanjang tahun berjalan.

Di pasar valuta asing, won Korea Selatan menguat dan telah terapresiasi 7,5% terhadap dolar AS sepanjang tahun ini.

Baca Juga: Harga Minyak Brent Tembus US$101,53 Kamis (8/10), Risiko Selat Hormuz Kembali Menguat

Sementara itu, di pasar obligasi, kontrak berjangka obligasi pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun untuk Desember naik 0,07 poin menjadi 102,64.

Imbal hasil obligasi pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun yang paling aktif diperdagangkan naik 0,9 basis poin menjadi 3,954%, sedangkan imbal hasil obligasi tenor 10 tahun turun 3,2 basis poin menjadi 4,359%.




TERBARU

[X]
×