kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.913   2,00   0,01%
  • IDX 6.430   95,68   1,51%
  • KOMPAS100 848   12,30   1,47%
  • LQ45 639   6,21   0,98%
  • ISSI 222   4,12   1,89%
  • IDX30 359   2,57   0,72%
  • IDXHIDIV20 441   0,41   0,09%
  • IDX80 97   1,35   1,42%
  • IDXV30 120   1,10   0,92%
  • IDXQ30 115   0,32   0,28%

Kremlin: Pesawat Prigozhin Mungkin Dijatuhkan dengan Sengaja


Rabu, 30 Agustus 2023 / 23:19 WIB
Yevgeny Prigozhin, ketua kelompok tentara bayaran swasta Rusia Wagner, dalam gambar diam yang diambil dari video yang kemungkinan diambil di Afrika dan diterbitkan pada 21 Agustus 2023. Atas perkenan PMC Wagner melalui Telegram melalui REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  MOSKOW. Kremlin mengungkapkan pada hari Rabu bahwa penyelidik tengah mempertimbangkan kemungkinan pesawat yang mengangkut pemimpin tentara bayaran, Yevgeny Prigozhin, sengaja dijatuhkan. Ini merupakan pengakuan pertama bahwa Prigozhin mungkin telah menjadi korban pembunuhan.

"Kami sedang mempertimbangkan berbagai kemungkinan, salah satunya adalah kemungkinan sebuah tindakan kekerasan yang disengaja," ujar Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, ketika ditanya tentang investigasi tersebut.

Ditanya apakah Organisasi Penerbangan Sipil Internasional akan turut serta dalam penyelidikan, Peskov menjelaskan bahwa setiap kecelakaan memiliki konteksnya sendiri. Namun, ia menegaskan bahwa tim penyelidik belum mengambil kesimpulan resmi tentang apa yang terjadi.

Baca Juga: Rusia Tidak Akan Investigasi Jatuhnya Pesawat yang Menewaskan Yevgeny Prigozhin

"Mari kita tunggu hasil investigasi dari Rusia," ujar Peskov.

Pada 23 Agustus, jet pribadi Embraer yang ditumpangi Prigozhin menuju St. Petersburg jatuh di sebelah utara Moskow, menewaskan 10 orang, termasuk dua tokoh lainnya dari Wagner, empat pengawal Prigozhin, dan tiga awak pesawat. Warga desa terdekat mengaku mendengar ledakan sebelum melihat jet jatuh.

Dua bulan sebelum kecelakaan tersebut, Prigozhin mengambil alih kota Rostov di selatan, yang memicu ketegangan di Rusia di era Presiden Vladimir Putin.

Otoritas investigasi penerbangan Brasil telah diberitahu oleh Rusia bahwa mereka tidak akan menyelidiki kecelakaan jet Embraer sesuai dengan hukum internasional saat ini.

Mengenai hal ini, Peskov mengatakan, "Investigasi sedang berlangsung dan Komite Investigasi terlibat di dalamnya. Dalam hal ini, kami tidak membahas aspek internasional apa pun."

Baca Juga: Rusia Mengonfirmasi Kematian Bos Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, Lewat Uji Genetik

Dalam langkah yang mengejutkan, Komite Penerbangan Antar Negara (IAC), yang mengawasi investigasi kecelakaan penerbangan di bekas republik Soviet termasuk Rusia, menyatakan tidak ikut serta dalam penyelidikan kecelakaan ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×