kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Kubu oposisi bangun kekuatan baru, siap akhiri kekuasaan Benjamin Netanyahu di Israel


Senin, 31 Mei 2021 / 10:06 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Netanyahu mengatakan koalisi semacam itu berbahaya bagi keamanan dan masa depan Israel.

"Apa yang akan dilakukannya untuk tindakan pencegahan Israel? Bagaimana kita akan memandang mata musuh kita? Apa yang akan mereka lakukan di Iran dan di Gaza? Apa yang akan mereka katakan di aula pemerintahan di Washington?," ungkap Netanyahu.

Netanyahu membuat tawaran balasan tiga arah pada hari Minggu untuk mendukung politisi sayap kanan lainnya, Gideon Saar.

Di bawah agenda itu, Saar direncanakan untuk menjabat sebagai perdana menteri selama 15 bulan, Netanyahu akan kembali menjadi perdana menteri untuk dua tahun, dan Bennett kemudian akan mengambil alih selama sisa masa pemerintahan.

Sayangnya, Saar yang merupakan mantan menteri kabinet dengan sigap menolak tawaran tersebut.

Nasib pemerintahan Israel akan bergantung pada pengumuman resmi dari Lapid yang memimpin oposisi pada hari Rabu mendatang. Jika pengumuman tidak terjadi, maka pemilu akan kembali digelar.

Selanjutnya: Serang tempat tinggal warga sipil, Israel dinilai lakukan kejahatan perang




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×