kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ladang Gas Iran Diserang, AS Terlibat dalam Konflik Energi Timur Tengah?


Kamis, 19 Maret 2026 / 21:02 WIB
Ladang Gas Iran Diserang, AS Terlibat dalam Konflik Energi Timur Tengah?
ILUSTRASI. Teheran Iran (via REUTERS/Majid Asgaripour)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - YERUSALEM. Serangan Israel terhadap ladang gas South Pars milik Iran pada hari Rabu dikabarkan terkoordinasi dengan Amerika Serikat. Tiga pejabat Israel pada Kamis (19/3/2026) menyebut, kemungkinan besar serangan tersebut tidak akan terulang, meskipun Presiden AS Donald Trump mengaku tidak mengetahui apapun mengenai serangan tersebut.

Serangan terhadap ladang gas South Pars yang terletak di Iran ini memicu serangan udara balasan dari Iran yang menargetkan infrastruktur energi di Qatar dan seluruh kawasan Timur Tengah. Insiden ini menjadi eskalasi terbesar dalam perang yang sudah berlangsung hampir tiga minggu antara AS-Israel dan Iran.

Baca Juga: AS Akan Cabut Sanksi Minyak Iran, Pasokan 140 Juta Barel Akan Segera Mengalir

Israel belum mengakui secara terbuka bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan di South Pars. Pada malam Rabu, Trump melalui unggahan di media sosial menyatakan bahwa Washington tidak mengetahui apapun tentang serangan ini dan menambahkan bahwa Israel tidak akan melakukan serangan lebih lanjut terhadap ladang gas tersebut kecuali Iran kembali menyerang Qatar.

Tiga pejabat Israel yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan bahwa Israel tidak terkejut dengan pernyataan Trump tersebut. Mereka menggambarkan situasi ini serupa dengan peristiwa yang terjadi setelah Israel menyerang depot bahan bakar di Iran beberapa minggu yang lalu. Setelah serangan tersebut, Kepala Pentagon, Pete Hegseth, mengatakan bahwa dalam kasus ini, serangan itu bukanlah milik mereka.

Sejak serangan Israel di South Pars, serangan balasan Iran telah menyebabkan kerusakan besar pada pabrik gas terbesar di dunia yang ada di Qatar, menargetkan sebuah kilang minyak di Arab Saudi, serta memaksa Uni Emirat Arab untuk menutup fasilitas gasnya.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×