kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Lagi-lagi, Trump damprat The Fed karena data manufaktur AS lemah


Rabu, 02 Oktober 2019 / 08:25 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Tetapi perbedaan suku bunga antara AS dengan tingkat suku bunga Eropa dan Jepang masih sangat tinggi. Ini menjadi salah satu alasan utama di balik penguatan dollar. Sebelumnya, pada hari Selasa (1/10), indeks dolar AS berada di level tertinggi dalam lebih dari dua tahun, meskipun kini telah turun tajam setelah perilisan data ISM.

Sementara itu, sejumlah pejabat Fed telah menyuarakan dukungan untuk menahan tingkat suku bunga acuan untuk saat ini, kecuali jika data ekonomi AS yang dirilis semakin memburuk.

Baca Juga: Wall Street menguat, cenderung mendatar di sepanjang kuartal ketiga

Presiden Fed Chicago Charles Evans, berbicara di Frankfurt pada hari Selasa, mengatakan bank sentral AS dapat mempertahankan suku bunganya seperti saat ini. Evans termasuk di antara mereka yang memberikan suara mendukung penurunan suku bunga pada bulan Juli dan September.

The Fed akan merilis sendiri data output manufaktur AS untuk September pada 17 Oktober mendatang.




TERBARU

[X]
×