kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,15   -4,52   -0.50%
  • EMAS939.000 0,21%
  • RD.SAHAM 0.83%
  • RD.CAMPURAN 0.50%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Lampaui Stalin, Putin berpeluang jadi presiden Rusia seumur hidup


Rabu, 07 April 2021 / 17:56 WIB
Lampaui Stalin, Putin berpeluang jadi presiden Rusia seumur hidup
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani undang-undang yang memberinya hak untuk tetap berkuasa hingga tahun 2036. Aturan tersebut memungkinkan dirinya mencalonkan lagi untuk dua masa jabatan setelah masa tugasnya berakhir pada 2024.

Melansir dari Dailymail, Rabu (7/4), jika terpilih untuk kedua kali, Putin akan tetap menjadi presiden hingga 2036 atau melampaui Josef Stalin sebagai pemimpin terlama di Rusia sejak Peter Agung. The Moscow Times menyebut ketentuan itu akan memperpanjang masa jabatannya selama 20 tahun ketika usianya mencapai 83 tahun.

Mantan Presiden Dmitry Medvedev, yang menjabat pada 2008-2012 ketika Putin secara konstitusional diberi mandat untuk mundur setelah dua masa jabatan pertamanya berturut-turut, juga diberikan hak untuk mencalonkan diri dua kali lagi. Putin menjabat sebagai perdana menteri selama kepresidenan Medvedev.

Baca Juga: Vladimir Putin bisa tetap berkuasa di Rusia sampai usia 83 tahun

Kritikus mengecam pemungutan suara musim panas lalu demi tujuan reformasi konstitusional secara luas yang berisi langkah-langkah ekonomi kerakyatan dan nilai-nilai konservatif yang diabadikan dalam hukum dasar Rusia. Ini sebagai dalih untuk memungkinkan Putin menjadi presiden seumur hidup.

Putin sebelumnya mengatakan dia belum memutuskan apakah akan mencalonkan diri sebagai presiden lagi, dengan mengatakan tahun 2024 masih jauh. Ia akan memutuskannya nanti ketika masa jabatannya berakhir.

Putin memenangkan pemilihan presiden pertamanya pada tahun 2000 setelah mengambil alih sebagai pejabat presiden ketika Boris Yeltsin mengundurkan diri pada hari terakhir abad ke-20.




TERBARU

[X]
×