kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,94   -3,77   -0.38%
  • EMAS988.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Langit Berubah Menjadi Warna Merah Darah di China, Warga Cemas dan Panik


Senin, 16 Mei 2022 / 05:53 WIB
Langit Berubah Menjadi Warna Merah Darah di China, Warga Cemas dan Panik
ILUSTRASI. Video dari kota pelabuhan Zhoushan di China yang bertetangga dengan Shanghai menunjukkan langit berubah menjadi merah darah. Image by © Royalty-Free/Corbis


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Video dari kota pelabuhan Zhoushan di China yang bertetangga dengan Shanghai menunjukkan langit berubah menjadi merah darah di bawah lapisan kabut tebal.

Melansir Dailymail.uk, suara panik penduduk terdengar dalam saat mereka merekam cakrawala yang berubah warna, menimbulkan ketakutan apokaliptik.

Langit merah tua paling menonjol di dekat pelabuhan, memicu kekhawatiran bahwa api telah di luar kendali.

Langit merah menjadi topik trending teratas di media sosial mirip Twitter China, Sina Weibo, menarik lebih dari 150 juta tampilan.

Di Douyin, TikTok versi China, pengguna menyebut langit merah sebagai pertanda buruk atas penanganan China terhadap pandemi Covid-19, yang muncul kembali di negara tetangga Shanghai.

Seorang pengguna mengatakan itu berarti: 'Kecelakaan akan terjadi', dengan yang lain menambahkan. "Aku mulai menimbun persediaan."

Baca Juga: Setelah Tunda Asian Games, China Mundur dari Tuan Rumah Piala Asia karena Covid-19

Namun media lokal menjelaskan fenomena cuaca aneh itu bukan pertanda Armageddon melainkan hasil pembiasan cahaya.

Global Times menulis, biro meteorologi lokal Zhoushan, sebuah kota di Provinsi Zhejiang China Timur mengumumkan pada hari Minggu bahwa langit merah yang muncul di daerah ini disebabkan oleh pembiasan dan hamburan cahaya, kemungkinan besar dari lampu kapal di pelabuhan, media lokal melaporkan.

"Saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Sungguh mengherankan saya bahwa langit bahkan bisa berubah menjadi merah," kata salah satu pembuat video.

Baca Juga: Shanghai: Kemenangan Melawan Wabah Covid-19 Semakin Dekat

Seorang ahli dari tim peneliti fisika luar angkasa dari China University of Geosciences di Wuhan mengatakan kepada media bahwa aktivitas matahari dan geomagnetik pada hari Sabtu tenang dan tidak ada anomali signifikan dalam aktivitas matahari, menurut catatan pengamatan.

Ini pada dasarnya mengesampingkan kemungkinan bahwa aktivitas geomagnetik dan matahari mengubah langit menjadi merah di Zhoushan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×