kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Lebih dari satu miliar manusia diramal harus mengungsi pada 2050 nanti, ini sebabnya


Rabu, 09 September 2020 / 13:15 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kekeringan. Sebuh penelitian terbaru menyebut lebih dari satu miliar manusia diramal harus mengungsi pada tahun 2050 mendatang. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/17


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Hasilnya adalah analisis yang menilai berapa banyak ancaman yang dihadapi masing-masing dari 150 negara dan kapasitas mereka untuk menahannya. Beberapa negara seperti India dan Cina, paling terancam oleh kelangkaan air dalam beberapa dekade mendatang. 

Killelea mengatakan pasokan air bersih di dunia saat ini sudah berkurang 60% dibanding 50 tahun lalu. Sementara permintaan akan makanan diperkirakan akan naik 50% dalam 30 tahun ke depan, sebagian besar didorong oleh perluasan kelas menengah di Asia.

Baca Juga: AS larang warganya ke Indonesia, ini tanggapan Satgas Covid-19

Faktor-faktor tersebut, dikombinasikan dengan bencana alam yang mungkin meningkat frekuensinya karena perubahan iklim, berarti bahkan negara yang stabil saat ini pun akan menjadi negara rentan pada tahun 2050.

Selanjutnya: Puji keberhasilan China tangani pandemi, WHO: Tapi jangan berpuas diri




TERBARU

[X]
×