kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Lebih dulu atasi corona, hari ini China berkabung mengenang para martir


Sabtu, 04 April 2020 / 11:10 WIB
Lebih dulu atasi corona, hari ini China berkabung mengenang para martir
ILUSTRASI. Orang-orang berbaris hendak masuk sebuah mal di Wuhan, Hubei, China. 30 Maret 2020. REUTERS/Aly Song

Sumber: Reuters | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China menyatakan Sabtu hari ini sebagai hari berkabung bagi ribuan "martir" yang tewas dalam wabah virus korona baru.

Mereka mengibarkan bendera nasional setengah tiang di seluruh negeri dan menangguhkan segala bentuk hiburan.

Hari berkabung bertepatan dengan dimulainya festival tahunan menyapu makam Qingming, berbarengan jutaan keluarga Tiongkok memberikan penghormatan kepada leluhur mereka.

Baca Juga: WHO: Semakin banyak orang muda yang sekarat karena virus corona (covid-19)

Pada pukul 10 pagi (02:00 GMT) waktu Beijing, negara itu akan mengamati tiga menit keheningan untuk meratapi mereka yang meninggal, termasuk pekerja medis garis depan dan dokter. Mobil, kereta api dan kapal akan membunyikan klakson mereka dan sirene peringatan serangan udara juga akan meraung.

Lebih dari 3.300 orang di daratan China telah tewas dalam epidemi, yang pertama kali muncul di provinsi pusat Hubei akhir tahun lalu, menurut statistik yang diterbitkan oleh Komisi Kesehatan Nasional.

Di Wuhan, ibukota provinsi Hubei dan pusat wabah, semua lampu lalu lintas di daerah perkotaan akan berubah menjadi merah pada pukul 10 pagi dan semua lalu lintas jalan akan berhenti selama tiga menit.

Baca Juga: Tak disangka, Trump meminta 3M hentikan ekspor masker N95

Sekitar 2.567 orang telah tewas di kota berpenduduk 11 juta orang, yang merupakan lebih dari 75% kematian akibat virus korona di negara itu.

Hingga Jumat, jumlah total kasus yang dikonfirmasi secara nasional mencapai 81.639, termasuk 19 infeksi baru, kata Komisi Kesehatan Nasional.

Delapan belas kasus baru melibatkan pelancong yang datang dari luar negeri. Satu infeksi baru yang tersisa adalah kasus lokal di Wuhan, seorang pasien yang sebelumnya tidak menunjukkan gejala.



TERBARU

[X]
×