kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45737,68   -4,70   -0.63%
  • EMAS1.016.000 0,20%
  • RD.SAHAM -0.24%
  • RD.CAMPURAN -0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Lewat Serbia, mesin perang buatan China bercokol di Eropa


Senin, 03 Agustus 2020 / 17:23 WIB
Lewat Serbia, mesin perang buatan China bercokol di Eropa
ILUSTRASI. Sebuah kendaraan militer membawa drone alias kendaraan udara tak berawak (UAV) melewati Lapangan Tiananmen selama parade militer yang menandai peringatan berdirinya Republik Rakyat Tiongkok yang ke-70 pada Hari Nasional di Beijing, China, 1 Oktober 2019.

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BELGRADE. Serbia membeli sistem pertahanan rudal darat-ke-udara jarak menengah generasi baru dari China, tanda baru yang memperdalam kerjasama antara Beijing dan Beograd.

Pembelian sistem pertahanan rudal FK-3 dari China termasuk dalam laporan tahunan perusahaan senjata milik Pemerintah Serbia, Jugoimport SDPR, yang diajukan ke Badan Registrasi Bisnis pekan lalu dan dilihat oleh Reuters.

Jugoimport SDPR mengatakan, pihaknya membuat 163 kesepakatan impor dengan 31 negara dengan total nilai US$ 620,3 juta pada 2019. Pembelian senjata termasuk drone bersenjata dari China dan pembelian pertama yang diketahui di Eropa untuk FK-3.

Baca Juga: China klaim punya sistem antirudal nuklir, ini kemampuannya

"Bagian terbesar dari impor terkait dengan modernisasi pesawat MIG-29, pengadaan sistem drone, (dan) sistem pertahanan udara FK-3," kata Jugoimport SDPR seperti dikutip Reuters.

China memandang Serbia sebagai bagian dari inisiatif One Belt, One Road, yang bertujuan membuka hubungan perdagangan luar negeri baru untuk perusahaan-perusahaan negeri tembok raksasa.



TERBARU

[X]
×