kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.967   -75,00   -0,42%
  • IDX 6.342   22,49   0,36%
  • KOMPAS100 833   1,39   0,17%
  • LQ45 634   -1,68   -0,27%
  • ISSI 219   1,58   0,72%
  • IDX30 356   -1,46   -0,41%
  • IDXHIDIV20 435   -3,35   -0,76%
  • IDX80 95   0,04   0,04%
  • IDXV30 120   -0,45   -0,38%
  • IDXQ30 113   -0,61   -0,54%

Lockdown Malaysia berlaku hari ini, Singapura kalang kabut


Rabu, 18 Maret 2020 / 05:53 WIB
ILUSTRASI. Warga komuter mengenakan masker tiba di Singapura. REUTERS/Edgar Su


Sumber: South China Morning Post,Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Cut-off juga mengancam untuk memukul pasokan makanan di Singapura, yang bergantung pada Malaysia untuk sejumlah besar buah-buahan dan sayuran. Namun, pejabat Singapura pada hari Senin meyakinkan warga kota bahwa mereka tidak akan kehabisan makanan dan persediaan karena konsumen bergegas untuk menumpuk bahan makanan.

"Meskipun itu tak terduga dan belum pernah terjadi sebelumnya, saya kira kita hanya harus menunggu dan menilai mengingat itu hanya selama dua minggu," dan harus ada persediaan makanan yang cukup untuk menutupi periode itu, Selena Ling, kepala penelitian dan strategi di Oversea Chinese Banking Corp di Singapura, mengatakan dalam sebuah email kepada Bloomberg.

Baca Juga: Singapura laporkan 17 kasus baru corona, 1 WNI dan 1 pernah ke Indonesia

Ling memperkirakan, bakal terjadi kontraksi 0,9% year-on-year untuk pertumbuhan PDB kuartal pertama Singapura. "Tetapi risikonya adalah kontraksi akan terjadi juga pada kuartal kedua."




TERBARU

[X]
×