kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Mahathir tak mau membalas aksi boikot CPO oleh India


Senin, 20 Januari 2020 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Mahathir tak mau membalas aksi boikot CPO oleh India . REUTERS/Willy Kurniawan


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

Benchmark Futures sawit Malaysia turun hampir 10% minggu lalu, yang merupakan penurunan mingguan terbesar mereka dalam lebih dari 11 tahun.

New Delhi juga tidak senang dengan penolakan Malaysia untuk mencabut status penduduk tetap bagi pengkhotbah kontroversial Zakir Naik, yang telah tinggal di Malaysia selama sekitar tiga tahun dan menghadapi tuduhan pencucian uang dan ujaran kebencian di India.

Baca Juga: Emiten sektor CPO diuntungkan permintaan yang meningkat

Mahathir mengatakan bahkan jika pemerintah India menjamin persidangan yang adil, Naik menghadapi ancaman nyata tindakan main hakim sendiri.

Selain itu Malaysia hanya akan memindahkan sang pengkhotbah jika ia dapat menemukan negara ketiga di mana ia akan merasa aman. "Jika kita dapat menemukan tempat untuknya, kita akan mengirimnya keluar," ungkapnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×