kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Makin parah, Malaysia cetak rekor baru infeks harian virus corona


Rabu, 19 Mei 2021 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Kasus virus corona di Malaysia melonjak


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Kasus virus corona terus melonjak di Malaysia. Rabu (19/5), pihak berwenang melaporkan ada tambahan 6.075 kasus virus corona baru yang dilaporkan dalam 24 jam terakhir.

Ini menjadi rekor harian baru bagi Malaysia yang kembali dihadapkan pada gelombang virus corona baru. 

Jumlah kasus harian ini sudah menembus rekor tertinggi yang sebelumnya dicetak pada 30 Januari 2021. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Malaysia, rekor kasus harian terbesar yang dicetak Malaysia sebelumnya mencapai 5.728 kasus. 

Baca Juga: Jokowi: Hati-hati gelombang kedua Covid-19, negara tetangga sudah mulai

Lonjakan kasus di Malaysia tetap terjadi meski pemerintah sudah melarang kegiatan sosial dan perjalanan antar wilayah dan negara bagian yang berlaku sejak sebelum libur Hari Raya Idulfitri. 

Saat ini, pemerintah Malaysia juga masih mempertimbangkan untuk melakukan lockdown terhadap Negera Bagian Selangor jika situasi makin buruk. 

Jika ini terjadi, perbaikan ekonomi di Malaysia berpotensi terganggu, mengingat, Selangor adalah kontributor utama dari produk domestik bruto (PDB) dan lapangan kerja karena menjadi pusat logistik dan industri di Negeri Jiran tersebut. 

Selanjutnya: Thailand berencana cari pinjaman hingga US$ 22,3 miliar untuk tangani covid-19




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×