kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.888   18,00   0,11%
  • IDX 8.921   36,58   0,41%
  • KOMPAS100 1.236   9,93   0,81%
  • LQ45 876   9,55   1,10%
  • ISSI 326   1,75   0,54%
  • IDX30 447   5,97   1,35%
  • IDXHIDIV20 530   9,23   1,77%
  • IDX80 138   1,14   0,84%
  • IDXV30 147   2,72   1,89%
  • IDXQ30 144   1,99   1,41%

Malaysia Salip Thailand sebagai Negara Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan di ASEAN


Selasa, 13 Januari 2026 / 10:12 WIB
Malaysia Salip Thailand sebagai Negara Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan di ASEAN
ILUSTRASI. Pagelaran tari kecak di Uluwatu Bali (KONTAN/Lailatul Anisah)


Sumber: VN Express | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - Malaysia kembali mengungguli Thailand sebagai negara tujuan wisata paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara pada 2025. 

Ini menjadi tahun kedua berturut-turut Malaysia memimpin pariwisata kawasan, didorong kebijakan visa yang fleksibel dan perbaikan infrastruktur.

Berdasarkan data Tourism Malaysia di bawah Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya, Malaysia mencatat 38,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 11 bulan pertama 2025.

Angka ini sudah melampaui total kunjungan sepanjang 2024.

Baca Juga: Prancis hingga Thailand, Inilah 10 Negara Paling Ramai Dikunjungi Wisatawan 2025

Sebaliknya, Thailand hanya menerima 32,9 juta wisatawan sepanjang 2025. Jumlah tersebut turun sekitar 7% secara tahunan dan menjadi penurunan pertama kunjungan wisatawan asing dalam satu dekade terakhir di luar masa pandemi, menurut laporan Bloomberg.

Penurunan ini terjadi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Thailand, mulai dari kasus penculikan wisatawan, gempa bumi mematikan, ketegangan perbatasan dengan Kamboja, hingga banjir besar yang mengganggu aktivitas pariwisata.

Di sisi lain, Malaysia justru tampil sebagai titik terang pariwisata kawasan. 

Pada Mei 2025, pemerintah Malaysia mengumumkan perpanjangan bebas visa bagi wisatawan asal China selama lima tahun ke depan, dengan opsi perpanjangan lima tahun berikutnya. 

Baca Juga: 10 Negara Paling Banyak Dikunjungi Pelancong Asing di Dunia

Kebijakan bebas visa ini pertama kali diberlakukan pada Desember 2023 dan saat ini berlaku hingga 2026.

Selain itu, pemerintah Malaysia juga aktif memperluas rute penerbangan internasional serta meningkatkan fasilitas Bandara Internasional Kuala Lumpur, khususnya Terminal 1. 

Langkah-langkah ini memperkuat daya saing Malaysia sebagai destinasi utama wisata di Asia Tenggara.

Selanjutnya: Ekonomi RI 2026 Diprediksi Melesat 5,2%, Peluang Cuan Obligasi Terbuka

Menarik Dibaca: 5 Beasiswa Luar Negeri Tanpa IELTS, Yuk Kuliah Gratis di Jerman hingga Korea




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×