kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Malaysia Tetap Waspada Hadapi Krisis Finansial


Selasa, 14 Oktober 2008 / 14:37 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Khomarul Hidayat


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Pemerintah Malaysia mengatakan, bank-bank dan perusahaan asuransi di Negeri Jiran itu akan terus waspada terhadap krisis finansial global. Pemerintah juga berjanji akan melindungi para pelaku industri dan bekerja sama dengan semua pihak terkait agar dapat segera keluar dari krisis.  

“Bank sentral siap untuk menambah likuiditas kapan pun diperlukan kepada institusi finansial yang membutuhkan. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga sistem finansial negara,” demikian pernyataan pemerintah yang dirilis hari ini.

Para pemimpin Malaysia, termasuk Menteri Keuangan Najib Razak, berulang kali mengatakan bahwa saat ini bank-bank negara memiliki dana tunai yang cukup dan dapat digunakan untuk peminjaman antar bank. Razak optimis Malaysia mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini yang dipatok sebesar 5,7%.

Selain itu, berbeda dengan sejumlah negara lain yang memangkas suku bunga, Malaysia memutuskan untuk tidak mengubahnya. Sejak April 2006, suku bunga acuan Malaysia tidak pernah mengalami perubahan yaitu 3,5%. Sementara, suku bunga pinjaman antar bank hari ini bertengger pada posisi 3,68%. Angka tersebut tidak berubah sejak 6 Oktober lalu.  




TERBARU

[X]
×