kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Masyarakat AS semakin ogah berbelanja


Selasa, 31 Juli 2012 / 20:32 WIB
ILUSTRASI. Saat PPKM darurat, masyarakat yang berpergian dengan transportasi jarak jauh diwajibkan membawa kartu vaksin Covid-19. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.


Sumber: Marketwatch.com |

WASHINGTON - Pengeluaran konsumen di AS turun perlahan pada bulan Juni. Ini merupakan penurunan kedua berturut-turut meskipun upah telah meningkat tajam. Hal tersebut berdasarkan data Biro Analisis Ekonomi, (BEA) Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Pengeluaran turun kurang dari 0,1% bulan lalu pada musim tertentu, kata Departemen Perdagangan hari ini. Sementara pengeluaran pada bulan Mei direvisi turun perlahan sebanyak 0,1%. Sementara itu, pendapatan pribadi pada bulan Juni melonjak 0,5%. Para Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch telah memperkirakan kenaikan 0,1% dalam belanja dan kenaikan pendapatan pribadi sebesar 0,4%. Sejak pendapatan naik lebih cepat dari pengeluaran, laju tabungan pribadi naik menjadi 4,4% dari 4,0%. Angka tersebut merupakan angka tertinggi dalam setahun. Inflasi juga terdongkrak, sebagaimana diukur menggunakan indeks harga inti Personal Consumer Expenditure (PCE), meningkat 0,2% pada bulan Juni, tetapi tidak berubah secara tahun ke tahun pada level 1,8%.




TERBARU

[X]
×