kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Masyarakat AS semakin ogah berbelanja


Selasa, 31 Juli 2012 / 20:32 WIB
ILUSTRASI. Saat PPKM darurat, masyarakat yang berpergian dengan transportasi jarak jauh diwajibkan membawa kartu vaksin Covid-19. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.


Sumber: Marketwatch.com |

WASHINGTON - Pengeluaran konsumen di AS turun perlahan pada bulan Juni. Ini merupakan penurunan kedua berturut-turut meskipun upah telah meningkat tajam. Hal tersebut berdasarkan data Biro Analisis Ekonomi, (BEA) Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Pengeluaran turun kurang dari 0,1% bulan lalu pada musim tertentu, kata Departemen Perdagangan hari ini. Sementara pengeluaran pada bulan Mei direvisi turun perlahan sebanyak 0,1%. Sementara itu, pendapatan pribadi pada bulan Juni melonjak 0,5%. Para Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch telah memperkirakan kenaikan 0,1% dalam belanja dan kenaikan pendapatan pribadi sebesar 0,4%. Sejak pendapatan naik lebih cepat dari pengeluaran, laju tabungan pribadi naik menjadi 4,4% dari 4,0%. Angka tersebut merupakan angka tertinggi dalam setahun. Inflasi juga terdongkrak, sebagaimana diukur menggunakan indeks harga inti Personal Consumer Expenditure (PCE), meningkat 0,2% pada bulan Juni, tetapi tidak berubah secara tahun ke tahun pada level 1,8%.




TERBARU

[X]
×