kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.174   -32,00   -0,19%
  • IDX 7.594   -39,89   -0,52%
  • KOMPAS100 1.050   -4,57   -0,43%
  • LQ45 756   -3,02   -0,40%
  • ISSI 275   -1,90   -0,69%
  • IDX30 401   -1,97   -0,49%
  • IDXHIDIV20 490   -0,83   -0,17%
  • IDX80 118   -0,43   -0,36%
  • IDXV30 138   -1,24   -0,89%
  • IDXQ30 129   -0,39   -0,30%

Masyarakat AS semakin ogah berbelanja


Selasa, 31 Juli 2012 / 20:32 WIB
ILUSTRASI. Saat PPKM darurat, masyarakat yang berpergian dengan transportasi jarak jauh diwajibkan membawa kartu vaksin Covid-19. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.


Sumber: Marketwatch.com |

WASHINGTON - Pengeluaran konsumen di AS turun perlahan pada bulan Juni. Ini merupakan penurunan kedua berturut-turut meskipun upah telah meningkat tajam. Hal tersebut berdasarkan data Biro Analisis Ekonomi, (BEA) Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Pengeluaran turun kurang dari 0,1% bulan lalu pada musim tertentu, kata Departemen Perdagangan hari ini. Sementara pengeluaran pada bulan Mei direvisi turun perlahan sebanyak 0,1%. Sementara itu, pendapatan pribadi pada bulan Juni melonjak 0,5%. Para Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch telah memperkirakan kenaikan 0,1% dalam belanja dan kenaikan pendapatan pribadi sebesar 0,4%. Sejak pendapatan naik lebih cepat dari pengeluaran, laju tabungan pribadi naik menjadi 4,4% dari 4,0%. Angka tersebut merupakan angka tertinggi dalam setahun. Inflasi juga terdongkrak, sebagaimana diukur menggunakan indeks harga inti Personal Consumer Expenditure (PCE), meningkat 0,2% pada bulan Juni, tetapi tidak berubah secara tahun ke tahun pada level 1,8%.




TERBARU

[X]
×