kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Masyarakat AS semakin ogah berbelanja


Selasa, 31 Juli 2012 / 20:32 WIB
ILUSTRASI. Saat PPKM darurat, masyarakat yang berpergian dengan transportasi jarak jauh diwajibkan membawa kartu vaksin Covid-19. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.


Sumber: Marketwatch.com |

WASHINGTON - Pengeluaran konsumen di AS turun perlahan pada bulan Juni. Ini merupakan penurunan kedua berturut-turut meskipun upah telah meningkat tajam. Hal tersebut berdasarkan data Biro Analisis Ekonomi, (BEA) Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Pengeluaran turun kurang dari 0,1% bulan lalu pada musim tertentu, kata Departemen Perdagangan hari ini. Sementara pengeluaran pada bulan Mei direvisi turun perlahan sebanyak 0,1%. Sementara itu, pendapatan pribadi pada bulan Juni melonjak 0,5%. Para Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch telah memperkirakan kenaikan 0,1% dalam belanja dan kenaikan pendapatan pribadi sebesar 0,4%. Sejak pendapatan naik lebih cepat dari pengeluaran, laju tabungan pribadi naik menjadi 4,4% dari 4,0%. Angka tersebut merupakan angka tertinggi dalam setahun. Inflasi juga terdongkrak, sebagaimana diukur menggunakan indeks harga inti Personal Consumer Expenditure (PCE), meningkat 0,2% pada bulan Juni, tetapi tidak berubah secara tahun ke tahun pada level 1,8%.




TERBARU

[X]
×