Meituan himpun dana US$ 9,98 miliar untuk menyaingi Alibaba di bisnis grocery online

Selasa, 20 April 2021 | 17:27 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Meituan himpun dana US$ 9,98 miliar untuk menyaingi Alibaba di bisnis grocery online

ILUSTRASI. Meituan menghimpun dana US$ 9,98 miliar untuk amunisi menyaingi Alibaba di bisnis grocery online


KONTAN.CO.ID - BEIJING. Persaingan bisnis grocery online semakin meningkat. Raksasa pengiriman makanan asal China, Meituan berhasil menghimpun dana sebanyak US$ 9,98 miliar untuk mendukung inovasi teknologi dalam menghadapi persaingan dengan Alibaba dan Pinduoduo di bisnis grocery online.

Perolehan dana tersebut merupakan rekor dari penerbitan saham lewat top up placement dan penjualan obligasi konversi.

Melansir Bloomberg, Selasa (20/4), perusahaan internet terbesar ketiga di China ini disebut menjual 187 juta saham lewat top up placement dengan harga US$ 273,8 sehingga Meituan meraup dana segar US$ 7 miliar. Tencent Holding selaku pemegang saham menyetor modal sebesar US$ 400 juta. Penerbitan saham baru ini adalah yang terbesar yang pernah dlakukan oleh perusahaan yang listing di Bursa Hong Kong.

Sementara obligasi konversi yang dijual senilai US$ 2,98 miliar tanpa kupon. Obligasi dibagi dalam dua jangka waktu. Sebesar US$ 1,48 miliar surat utang memiliki tenor 6 tahun dan US $ 1,5 miliar surat memiliki jangka waktu 7 tahun.

Baca Juga: Colin Huang, anak muda pendiri Pinduoduo jadi orang terkaya kedua di China

Meituan memang tengah bergumul mencari pendanaan untuk bisa bersaing dengan Alibaba dan Pinduoduo di sektor yang lebih baru seperti e-commerce komunitas dan grocery online.

Perusahaan ini memperkirakan masih akan tetap merugi dalam beberapa kuartal mendatang meskipun mencatatkan peningkatan pendapatan. Ini lantaran perusahaan tengah menyerap banyak belanja modal untuk inovasi baru.

Dana yang dihimpun dari penerbitan saham baru dan obligasi tersebut akan dipakai Meituan untuk pengembangan teknologi, termasuk penelitian dan pengembangan kendaraan pengiriman otonom atau swakemudi, drone, dan teknologi mutakhir lainnya, serta keperluan umum perusahaan.

Zhou Luyun, analis Northeast Securities menilai cukup masuk akal mengumpulkan dalam untuk membuat lebih banyak pergeseran pengiriman dengan kendaraan otomatis. "Ini adalah langkah untuk berusaha mempelajari lebih banyak area yaang berfokus pada teknologi, terutama di bawah latarbelakang gerakan anti monopoli," katanya.

Komunitas pembelian adalah salah satu area ekspansi utama Meituan. Dengan layanan ini, pembeli di satu lingkungan yang sama bisa menikmati diskon besar-besaran untuk produk-produk segar. Namun, persaingan bisnis ini cukup besar diantara para raksasa internet lainnya.

Fokus Meituan pada pengembangan bisnis baru karena layanan pengiriman makanan meningkat pesat setelah ekonomi China mulai pulih di saat bisnis hotel dan perjalanannya masih tertekan.

Wang Xing, CEO Meituan mengatakan, pihaknya telah mulai menggunakan kendaraan swakemudi untuk pengiriman bahan makanan di ibu kota China sejak wabah Covid-19 muncul tahun lalu. Total pesanan yang diselesaikan perusahaan ini mencapai sekitar 15.000 pesanan hingga saat ini. Meituan juga bereksperimen dengan cara mengirimkan makanan menggunakan drone di kota Shenzhen.

 

Selanjutnya: Calon raksasa baru e-commerce China, Pinduoduo, mulai saingi Alibaba

 

Editor: Khomarul Hidayat

Terbaru