kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Meksiko dan Texas diserang badai mematikan


Selasa, 26 Mei 2015 / 22:55 WIB
Meksiko dan Texas diserang badai mematikan
ILUSTRASI. Monumen Palagan Ambarawa dan Pertempuran Ambarawa.


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TEXAS. Sebuah tornado menyerang kawasan perbatasan kota Meksiko dan kota Ciudan Acuna hari ini (26/5). Akibatnya, 13 orang dilaporkan tewas.

Sementara itu, tornado ini juga menyebabkan banjir besar di Amerika, di mana tiga orang dilaporkan tewas dan 12 orang lain dinyatakan hilang.

Foto yang didapat dari Meksiko menunjukkan mobil-mobil dan banyak gedung mengalami kerusakan parah. Selain itu, banyak warga yang terluka dan ada prediksi jumlah korban tewas akan semakin meningkat.

Gubernur Coahuila Ruben Moreira -saat kunjungan ke daerah yang terkena dampak- mengatakan sepuluh orang dewasa dan tiga anak-anak meninggal dunia. Dilaporkan juga seorang bayi hilang. Kemudian, 150 orang lainnya terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Pihak pemerintah setempat juga menjelaskan, lebih dari 1.000 rumah rusak parah akibat badai mematikan itu.

Di satu titik, kecepatan tornado mencapai 270-300 km/jam. Disebutkan, mayoritas korban yang tewas tengah berjalan di jalanan saat tornado menyerang.

"Banyak mobil yang berada di atap rumah, banyak korban tewas di jalanan. Ini merupakan kekacauan besar," jelas penduduk lokal di Meksiko Maria del Rosario Ramirez.

Meski hanya berlangsung sebentar, namun dampak dari tornado tersebut sangat besar. Pasalnya, tornado tersebut menyerang pada saat jam sibuk di pagi hari di mana banyak orang yang tengah menunggu angkutan umum untuk pergi bekerja.

Presiden Meksiko menyatakan solidaritasnya terhadap keluarga korban dan langsung meninjau lokasi-lokasi yang terkena dampak dari badai tersebut.

Dia menegaskan, pemerintah Meksiko akan memperbaiki kerusakan dan menyediakan barang-barang yang dibutuhkan warga.

Di Amerika, sejumlah peringatan juga sudah disebar mulai dari Colorado hingga Arkansas, Louisiana, Missouri, dan Kansas timur.

Sekitar 12 orang dinyatakan hilang setelah banjir besar terjadi di sungai Blanco di pusat kota Texas pada Minggu (24/5) lalu. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×