kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,58   -19,63   -1.94%
  • EMAS957.000 -0,42%
  • RD.SAHAM -1.52%
  • RD.CAMPURAN -0.63%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Melihat upaya habis-habisan China menahan wabah corona yang tengah bangkit kembali


Kamis, 14 Januari 2021 / 23:30 WIB
Melihat upaya habis-habisan China menahan wabah corona yang tengah bangkit kembali


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - China tengah berjuang untuk menahan kebangkitan wabah virus corona yang lebih besar. Negeri tembok raksasa terus mencetak rekor kasus harian tertinggi baru.

Komisi Kesehatan Nasional China mencatat 138 kasus baru virus corona pada Kamis (14/1), penghitungan satu hari tertinggi sejak Maret tahun lalu.

Bahkan, melansir Channel News Asia, China melaporkan kematian pertama akibat virus corona baru pada Kamis (14/1) dalam delapan bulan terakhir.

Menurut Global Times, pasien Covid-19 yang meninggal pada Rabu (13/1) sore adalah seorang wanita yang memiliki penyakit penyerta dan kondisinya sangat parah saat perawatan. 

China sebagian besar telah mengendalikan virus corona setelah penguncian yang ketat, pengujian massal, dan pembatasan perjalanan. 

Baca Juga: 8 Bulan tanpa kasus, China catat kematian pertama akibat virus corona

Warga mengenakan masker di Beijing

Tetapi, beberapa pekan terakhir China telah melihat jumlah kasus virus corona meningkat lagi, terutama di wilayah Utara.

Dari kasus baru pada Kamis (14/1), sebanyak 81 di antaranya tercatat di Provinsi Hebei yang mengelilingi Kota Beijing dan 43 lainnya di Provinsi Heilongjiang di Timur Laut China.

Lockdown 4 kota

China mencatat lonjakan harian terbesar dalam kasus virus corona dalam 10 bulan terakhir, meskipun empat kota sudah dikunci. 

Peningkatan tes virus dan tindakan lain China lakukan untuk mencegah gelombang virus corona lain di ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Lonjakan kasus baru virus corona tersebut di tengah kebangkitan Covid-19 yang telah menyebabkan lebih dari 28 juta orang menjalani karantina rumah di empat kota.

Baca Juga: Setelah lewat proses panjang, tim peneliti asal usul virus corona WHO tiba di Wuhan




TERBARU

[X]
×