kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Melihat upaya habis-habisan China menahan wabah corona yang tengah bangkit kembali


Kamis, 14 Januari 2021 / 23:30 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Mulai Senin (11/1), Pemerintah Wangkui menutup semua bisnis yang tidak penting, melarang orang meninggalkan kabupaten, dan memblokir semua lalu lintas yang tidak penting.

Setiap keluarga di kabupaten itu bisa meminta satu orang meninggalkan rumah mereka setiap tiga hari sekali untuk membeli kebutuhan, televisi pemerintah melaporkan seperti dilansir Reuters.

Sedang Tieli, kota berpenduduk sekitar 300.000 orang yang berbatasan dengan Suihua, mengatakan pada Rabu (13/1), tidak akan mengizinkan orang atau kendaraan pergi selama tiga hari sebagai bagian dari langkah pencegahan Covid-19 yang baru.

Kota Qiqihar di Provinsi Heilongjiang telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat di seluruh kota untuk Covid-19. Yichun juga telah menutup semua tempat hiburan dan klinik swasta serta memperkuat kontrol transportasi di kota

Dikutip dari Global Times, Zhang Qingwei, Ketua Partai Komunis Heilongjiang, mendesak pemerintah provinsi untuk melakukan upaya habis-habisan untuk mengekang penyebaran virus corona.

Ya, habis-habisan.

Selanjutnya: Demi cegah wabah corona, 3 kota di China berpenduduk 22 juta jiwa dikunci




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×