kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Melunak, Iran membuka dialog dengan dunia untuk mencegah perang


Jumat, 17 Januari 2020 / 07:01 WIB
ILUSTRASI. Presiden Iran Hassan Rouhani terlihat melalui lensa kamera saat ia berbicara dalam Sidang ke-73 Majelis Umum PBB di New York, AS, 25 September 2018.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Ketegangan kedua negara mereda setelah pesawat penumpang Ukraina jatuh terkena rudal Iran secara tidak sengaja beberapa jam setelah serangan balasan Teheran. Tragedi itu menewaskan 176 orang, sebagian besar warga Iran dan Kanada.

Rouhani juga membela kebijakan keterbukaan Iran terhadap dunia yang telah dia upayakan sejak pemilihan pertamanya pada 2013, dan yang mendapat kritik dari ultra-konservatif Iran.

Baca Juga: Iran tolak mentah-mentah gagasan terbaru Trump dalam sengketa nuklir

"Tentu saja, ini sulit," ujar Rouhani. "Tetapi, orang-orang memilih kita untuk mengurangi ketegangan dan permusuhan antara Republik Islam dan dunia".

Rouhani mengatakan, dengan perjanjian nuklir, Iran telah membuktikan negaranya berinteraksi dengan dunia. Rouhani berbicara sehari sebelum Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akan memimpin doa mingguan utama Muslim di Teheran untuk pertama kalinya sejak 2012.

Meski begitu, sebelumnya Rouhani mengungkapkan, "pengayaan harian" Iran atas uranium saat ini "lebih tinggi" dibanding sebelum kesepakatan nuklir 2015. Namun, iia juga menyatakan kesediaannya untuk melanjutkan dialog tentang perjanjian tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×