kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.111   -11,13   -0,18%
  • KOMPAS100 791   -1,98   -0,25%
  • LQ45 606   -2,01   -0,33%
  • ISSI 212   0,17   0,08%
  • IDX30 336   -1,42   -0,42%
  • IDXHIDIV20 427   0,66   0,15%
  • IDX80 90   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 116   0,47   0,41%
  • IDXQ30 110   -0,07   -0,06%

Mencekam, India tebang pohon di taman kota untuk kremasi korban Covid-19


Rabu, 28 April 2021 / 04:33 WIB
ILUSTRASI. Suasana kremasi massal mereka yang meninggal dunia akibat penyakit virus corona (COVID-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Senin (26/4/2021). REUTERS/Adnan Abidi


Sumber: Businessinsider,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Presiden AS Joe Biden menegaskan kembali komitmen AS untuk membantu India, dengan mengatakan dia akan segera mengirim vaksin ke Negeri Taj Mahal itu. Sementara pejabat senior dari pemerintahannya memperingatkan bahwa negara itu masih berada di "ujung depan" krisis.

Kereta "Oxygen Express" pertama India bertolak ke New Delhi, dengan membawa sekitar 70 ton oksigen dari negara bagian timur. Akan tetapi, krisis belum mereda di kota berpenduduk 20 juta orang itu yang menjadi episentrum gelombang infeksi paling mematikan di dunia.

"Gelombang saat ini sangat berbahaya dan menular dan rumah sakit kelebihan beban," kata Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal seperti yang dilansir Reuters. Dia menambahkan, area publik yang luas di ibukota akan diubah menjadi rumah sakit perawatan kritis.

Baca Juga: Bantu India, Korea Selatan bakal kirim kirim oksigen dan peralatan diagnosis Covid-19

Adapun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sedang berupaya untuk mengirimkan 4.000 konsentrator oksigen ke India.

Dengan permintaan vaksin yang melebihi pasokan di negara berpenduduk 1,3 miliar orang itu, dua produsen vaksin AS telah menawarkan dukungan.

Gilead Sciences mengatakan pada hari Senin bahwa mereka akan memberi India setidaknya 450.000 botol obat antiviral remdesivir. Merck & Co mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya bermitra dengan lima produsen obat generik India untuk memperluas produksi dan akses ke molnupiravir obat Covid-19 eksperimental.

Selanjutnya: Diserang Covid-19, RS India kewalahan, banyak orang meninggal & dikremasi di lapangan




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×