kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Meski hubungan kurang harmonis, Jepang & China sepakat kongsi memerangi virus corona


Jumat, 28 Februari 2020 / 22:52 WIB
ILUSTRASI. Pasangan yang memakai masker tampak di distrik keuangan Pudong, Shanghai, China, 28 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang dan China sepakat bekerjasama untuk memerangi wabah virus corona baru. Kongsi ini membantu mengimbangi gesekan bersejarah kedua negara atas sengketa wilayah maritim.

Penyakit mirip flu, yang berasal dari pusat Kota Wuhan di Cina, tersebut telah menginfeksi lebih dari 78.800 orang dan membunuh hampir 2.800 orang di daratan China, yang menyebar ke lebih dari 50 negara termasuk Jepang.

"China dan Jepang mengalami masa yang sangat sulit dalam menangani infeksi virus corona baru. Itulah alasan utama Jepang dan China bergabung dalam upaya mengatasi kesulitan," kata Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kepada diplomat senior China Yang Jiechi dalam pertemuan di Tokyo, Jumat (28/2), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Gara-gara abaikan saran WHO, Italia jadi pusat wabah virus corona di Eropa

Pernyataan Abe ini setelah Jepang mengevakuasi lebih dari 800 warganya dan kerabat non-Jepang mereka dari Provinsi Hubei dengan penerbangan carter dalam operasi dengan bantuan Pemerintah China.

Pesawat-pesawat carteran dari Jepang membawa masker, sarung tangan, dan bantuan lainnya ke Wuhan, Ibu Kota Hubei, untuk China.




TERBARU

[X]
×