kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Gara-gara abaikan saran WHO, Italia jadi pusat wabah virus corona di Eropa


Jumat, 28 Februari 2020 / 22:02 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang menggunakan masker pelindung wajah berjalan melintasi Colosseum di Roma, Italia, 25 Februari 2020.


Reporter: kompas.com, SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Hingga Jumat (28/2), Italia melaporkan 655 kasus virus corona baru, dengan jumlah kematian 17 orang. Padahal, negeri piza ini bukan negara pertama di Eropa yang mengonfirmasi kasus Covid-19.

Tapi, melansir SCMP, Italia merupakan negara Uni Eropa pertama yang mengabaikan saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait larangan penerbangan menuju dan dari China saat virus corona mewabah.

Saran dari WHO, negara yang ditunjuk dilarang melakukan penerbangan menuju dan dari China. Tetapi, larangan tersebut tidak Pemerintah Italia indahkan. Akibatnya, 17 orang meninggal akibat terinfeksi virus corona.

Baca Juga: Satu pemain sepak bola di Italia positif terjangkit virus corona

"Italia tetap menerapkan penerbangan menuju atau dari China, dan saat ini mereka terinfeksi, wabah terbesar di Eropa," kata Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock kepada SCMP, Selasa (25/2) lalu.

Pusat penyebaran virus corona berada di Lombardy, pusat industri dan keuangan Italia Utara. Dari ratusan kasus virus corona di negara Menara Pisa itu, sebagian besar yang terjangkit penyakit ini merupakan warga Italia.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×