kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Gara-gara abaikan saran WHO, Italia jadi pusat wabah virus corona di Eropa


Jumat, 28 Februari 2020 / 22:02 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang menggunakan masker pelindung wajah berjalan melintasi Colosseum di Roma, Italia, 25 Februari 2020.


Reporter: kompas.com, SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Hingga Jumat (28/2), Italia melaporkan 655 kasus virus corona baru, dengan jumlah kematian 17 orang. Padahal, negeri piza ini bukan negara pertama di Eropa yang mengonfirmasi kasus Covid-19.

Tapi, melansir SCMP, Italia merupakan negara Uni Eropa pertama yang mengabaikan saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait larangan penerbangan menuju dan dari China saat virus corona mewabah.

Saran dari WHO, negara yang ditunjuk dilarang melakukan penerbangan menuju dan dari China. Tetapi, larangan tersebut tidak Pemerintah Italia indahkan. Akibatnya, 17 orang meninggal akibat terinfeksi virus corona.

Baca Juga: Satu pemain sepak bola di Italia positif terjangkit virus corona

"Italia tetap menerapkan penerbangan menuju atau dari China, dan saat ini mereka terinfeksi, wabah terbesar di Eropa," kata Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock kepada SCMP, Selasa (25/2) lalu.

Pusat penyebaran virus corona berada di Lombardy, pusat industri dan keuangan Italia Utara. Dari ratusan kasus virus corona di negara Menara Pisa itu, sebagian besar yang terjangkit penyakit ini merupakan warga Italia.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×