kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45766,21   1,60   0.21%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Meski hubungan kurang harmonis, Jepang & China sepakat kongsi memerangi virus corona


Jumat, 28 Februari 2020 / 22:52 WIB
Meski hubungan kurang harmonis, Jepang & China sepakat kongsi memerangi virus corona
ILUSTRASI. Pasangan yang memakai masker tampak di distrik keuangan Pudong, Shanghai, China, 28 Februari 2020.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi yang juga bertemu Yang Jiechi mengucapkan terima kasih kepada China atas dukungan dalam pemulangan warga negeri matahari terbit dari Hubei.

Baca Juga: Virus corona menggila, Hokkaido nyatakan keadaan darurat

Hubungan antara China dan Jepang, ekonomi terbesar kedua dan ketiga di dunia, sudah lama merenggang akibat pertikaian teritorial atas sekelompok pulau kecil di Laut China Timur, warisan agresi Jepang pada masa Perang Dunia II.

Yang Jiechi menyatakan, kerjasama China-Jepang atas krisis kesehatan masyarakat akan membantu meningkatkan hubungan kedua negara. "China ingin mengatasi kesulitan ini bersama dengan Jepang," katanya seperti dilansir Reuters.

"Saya yakin, orang-orang di kedua negara saling membantu dan memperluas niat baik dalam menghadapi penularan yang menyebar akan membantu mendorong pemulihan dan pengembangan hubungan bilateral," imbuh Yang.

Baca Juga: Tokyo Disneyland tutup hingga 15 Maret untuk hindari penyebaran virus corona

Motegi menambahkan, setelah pertemuannya dengan Yang, tidak ada perubahan atas rencana Presiden China Xi Jinping untuk mengunjungi Jepang pada musim semi tahun ini sebagai tamu negara.



TERBARU

[X]
×