Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - Tesla mengatakan pada Jumat (3/7) bahwa layanan robotaxi miliknya kini telah tersedia di Miami, seiring upaya produsen kendaraan listrik tersebut memperluas operasi layanan ride-hailing otonom.
Ekspansi ini menegaskan upaya Tesla untuk meningkatkan adopsi perangkat lunak self-driving miliknya.
Teknologi tersebut digunakan pada layanan robotaxi dan menjadi bagian penting dari strategi CEO Elon Musk yang mengalihkan fokus perusahaan dari kendaraan listrik ke kecerdasan buatan (AI) dan robotika.
Baca Juga: Continental Masuki Tahap Akhir Penjualan ContiTech ke Lone Star
"Robotaxi kini tersedia di Miami," tulis akun resmi Robotaxi Tesla dalam unggahan di platform X.
Langkah Tesla ini dilakukan di tengah meningkatnya momentum industri robotaxi, dengan para pesaing seperti Waymo milik Alphabet dan Zoox milik Amazon yang juga mempercepat ekspansi bisnis mereka.
Tesla meluncurkan layanan robotaxi tanpa pengawasan di Austin, Texas, pada Juni lalu, setelah pada April mengumumkan rencana memperluas layanan tersebut ke Dallas dan Houston.
Musk mengatakan pada Mei bahwa ia memperkirakan mobil self-driving tanpa pengemudi atau pengawas keselamatan manusia akan semakin banyak digunakan di Amerika Serikat pada akhir tahun ini.
Pada Kamis, Tesla juga membukukan rekor pengiriman kendaraan pada kuartal II yang melampaui perkiraan Wall Street, didorong oleh pemulihan penjualan di Eropa.
Baca Juga: Demam Piala Dunia Dongkrak Bisnis Barbershop, 'Hexa Cut' Laris di Brasil














