kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.969   -4,00   -0,02%
  • IDX 5.969   85,46   1,45%
  • KOMPAS100 775   10,96   1,43%
  • LQ45 585   7,04   1,22%
  • ISSI 207   3,15   1,55%
  • IDX30 332   4,27   1,31%
  • IDXHIDIV20 407   4,56   1,14%
  • IDX80 88   1,22   1,41%
  • IDXV30 110   1,66   1,53%
  • IDXQ30 106   1,25   1,20%

Tokyo Disneyland tutup hingga 15 Maret untuk hindari penyebaran virus corona


Jumat, 28 Februari 2020 / 15:01 WIB
Pengunjung mengenakan masker di Tokyo Disneyland, Jepang (28/2/2020).


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Tokyo Disneyland akan ditutup mulai Sabtu (29/2) hingga 15 Maret karena kekhawatiran tentang infeksi virus corona yang menyebar di Jepang. Keputusan tersebut dikatakan operator wahana hiburan itu pada hari Jumat (28/2).

Tokyo Disneyland dan DisneySea akan ditutup setelah mendapat rekomendasi dari pemerintah setempat. Menurut operator taman Oriental Land Co Ltd, penutupan wahana itu dibatasi selama dua minggu. Langkah ini dilakukan setelah Perdana Menteri Shinzo Abe menyerukan agar semua sekolah tutup untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Baca Juga: Karyawan positif virus corona, Hyundai tutup pabrik

"Kami berencana untuk membuka kembali pada 16 Maret,  tetapi kami akan membuat pengumuman setelah melakukan kontak dekat dengan lembaga terkait," kata Oriental Land di situs webnya dikutip dari Reuters.

Operator juga menginformasikan pemegang tiket atas kebijakan pengembalian uang.

Baca Juga: 188 ABK World Dream berhasil dievakuasi ke Pulau Sebaru, ini kronologinya

Sementara itu, taman hiburan Disney di Shanghai dan Hong Kong tetap ditutup selama lebih dari sebulan. Perusahaan awal bulan ini memperingatkan dampak negatif pada hasil kuartal kedua. Dikatakan, penutupan taman Shanghai dapat berdampak laba operasi sekitar US$ 135 juta jika ditutup selama 2 bulan.




TERBARU

[X]
×