kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Meski makin meluas, WHO percaya kemampuan China kendalikan virus corona


Selasa, 28 Januari 2020 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. Petugas paramiliter China yang mengenakan masker wajah berjaga-jaga di Gerbang Tiananmen, saat wabah virus corona baru mewabah, di Beijing 27 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus percaya dengan kemampuan China untuk mengendalikan dan menahan penyebaran virus corona baru.

Karena itu, Tedros, dalam pernyataan yang Kementerian Luar Negeri Cina unggah di situsnya, Selasa (28/1), menyetujui langkah Pemerintah China yang melakukan isolasi sejumlah kota untuk membendung penyebaran wabah.

Bahkan, melansir Reuters, Tedros yang pekan ini menggelar pertemuan dengan pihak berwenang di Beijing tidak menganjurkan evakuasi warga negara asing yang saat ini berada di Tiongkok, dan meminta masyarakat tetap tenang.

Baca Juga: Cegah virus corona, warga Korea Selatan tolak kedatangan turis China

Pada 23 Januari lalu, WHO hanya menetapkan status "darurat di China" atas epidemi virus yang mereka sebut 2019-nCoV. Mereka tidak menyatakannya sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat global.

Korban tewas akibat virus corona baru bertambah menjadi 106 orang di China per Selasa (28/1). Dan, semakin banyak negara yang melaporkan kasus positif virus itu menjangkiti manusia.




TERBARU

[X]
×